Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korsel Keluarkan Peringatan Darurat Gelombang Panas

📅 Rabu, 05 Agu 2026, 02:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Korsel Keluarkan Peringatan Darurat Gelombang Panas Doc: AFP/GREG BAKER
Ket. Sejumlah warga Seoul melindungi diri mereka dari sengatan matahari dengan memakai payung pada Selasa (4/8). Munculnya gelombang panas di Korsel sejauh ini dilaporkan telah menelan korban 16 jiwa.

SEOUL - Otoritas cuaca Korea Selatan (Korsel) untuk pertama kalinya mengeluarkan peringatan darurat gelombang panas di Ibu Kota Seoul sejak sistem peringatan gelombang panas diperluas pada Juni lalu.

Badan Meteorologi Korea (KMA) menyatakan peringatan dengan tingkat tertinggi tersebut mulai berlaku di seluruh 25 distrik di Seoul pada Selasa (4/8) siang.

“Peringatan ini diterbitkan untuk wilayah yang telah berstatus peringatan gelombang panas dan diperkirakan mengalami indeks panas mencapai 35 derajat Celsius atau lebih selama sedikitnya dua hari berturut-turut,” lapor KMA.

KMA menambahkan bahwa status peringatan darurat diberlakukan apabila indeks panas diproyeksikan mencapai 38 derajat Celsius atau lebih, atau suhu maksimum pada siang hari diperkirakan mencapai sedikitnya 39 derajat Celsius.

Di bawah status tanggap darurat Level 2 dalam sistem peringatan krisis, pemerintah metropolitan Seoul saat ini mengoperasikan sekitar 4.000 pusat pendinginan di fasilitas umum seperti pusat komunitas dan fasilitas lansia, serta menyediakan 30 tempat istirahat bagi para pekerja luar ruangan.

Peringatan darurat gelombang panas juga diberlakukan di Osan, Hanam, wilayah barat dan tenggara Yeoju, Goyang, Anseong, bagian selatan Paju, bagian timur laut dan barat laut Yongin di Provinsi Gyeonggi, serta Kota Jeonju di Provinsi Jeolla Utara, Kabupaten Jangseong, dan bagian utara Kabupaten Gokseong di Provinsi Jeolla Selatan.

Sementara itu kantor berita KBS melaporkan bahwa gelombang panas yang terus berlanjut di Korsel telah mengakibatkan 16 warga tewas dan lebih dari 2 ribu orang sakit akibat suhu panas tinggi pada tahun ini.

Dilaporkan pula bahwa akibat kenaikan suhu dalam kandang, sekitar 490 ribu ekor hewan ternak, termasuk 33 ribu ekor babi dan 460 ribu ekor unggas, mati sampai hari Senin (3/8) lalu.  KBS pun melaporkan kenaikan suhu air di tempat pembudidayaan menyebabkan kematian 200 ribu ekor ikan.

Akibat gelombang panas, pemerintah Korsel telah menaikkan level peringatan krisis nasional ke tingkat tertinggi yaitu darurat dan juga turut menaikkan sistem pengelolaan Badan Penanggulangan Bencana dan Keamanan Pusat Korsel ke level 2. SB/KBS/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Harga Cabai Rawit Rp82.700/Kg, Telur Ayam Rp29.650/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp82.700/...
Advertisement
Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.