Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rute Banyak Dibatalkan, Austrian Airlines Alami Kerugian Fantastis

📅 Rabu, 05 Agu 2026, 16:34 WIB | Oleh:
Rute Banyak Dibatalkan, Austrian Airlines Alami Kerugian Fantastis Doc: AFP/APA via Getty Images

MOSKOW - Krisis di Timur Tengah telah memperburuk kinerja keuangan Austrian Airlines secara signifikan, dengan maskapai tersebut menyatakan pada Selasa (4/8) bahwa kerugian operasionalnya meningkat lebih dari dua kali lipat pada paruh pertama tahun ini.

"Konflik yang berkaitan dengan Iran sangat berdampak terhadap kami akibat lonjakan tajam biaya bahan bakar jet serta keharusan membatalkan sejumlah rute. Kenaikan harga tiket hanya mampu mengimbangi sebagian dari dampak finansial tersebut hingga Juni," kata CEO Austrian Airlines Annette Mann.

Pernyataan itu menyebutkan bahwa kerugian operasional maskapai meningkat sebesar 50 juta euro (Rp1 triliun) menjadi total 93 juta euro (Rp1,9 triliun) pada paruh pertama 2026 akibat krisis di Timur Tengah.

Biaya bahan bakar meningkat lebih dari 60 juta euro (Rp1,2 triliun) dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun telah dilakukan strategi lindung nilai. Sementara itu, pembatalan paksa penerbangan menuju Amman, Erbil, Tel Aviv, dan Teheran menyebabkan kerugian tambahan senilai puluhan juta euro, kata maskapai tersebut.

Mann menambahkan bahwa pihak maskapai telah mengambil sejumlah langkah internal untuk meminimalkan dampak ekonomi jangka pendek semaksimal mungkin, sembari tetap mempertahankan rencana investasi jangka panjang.

Maskapai itu mengumumkan akan menghentikan penerbangan antara Wina dan Graz - ibu kota negara bagian Styria sekaligus kota terbesar kedua di Austria - mulai jadwal musim dingin, menyusul kinerja keuangan yang lemah selama bertahun-tahun.

Penerbangan menuju Tbilisi (Georgia), Keflavik (Islandia), dan Porto (Portugal) akan ditangguhkan, sementara sejumlah jadwal menginap bagi pesawat dan awak di Klagenfurt, Kopenhagen, Warsawa, dan Krakow akan dibatalkan.

Terlepas dari situasi sulit tersebut, maskapai tetap memperkirakan akan menutup tahun dengan hasil keuangan positif berkat peningkatan efisiensi serta penerusan sebagian kenaikan biaya ke dalam harga tiket.

Austrian Airlines merupakan bagian dari Lufthansa Group asal Jerman, yang pada April memutuskan memangkas 20.000 penerbangan jarak pendek hingga Oktober sebagai langkah menghadapi tingginya biaya bahan bakar penerbangan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

BMKG Ungkap Puncak Musim Hujan Terjadi Desember 2026

45 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BMKG Ungkap Puncak Musim Hu...

Mendukbangga Sebut Tiga Isu Ancam Masa Depan Remaja

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Mendukbangga Sebut Tiga Isu...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Normalisas...
Megapolitan
BPBD Kota Tangerang Siapkan...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Dukung Sek...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.