Runyam, KPK Jadi Pengurus Danantara, Mana Bisa Jeruk Makan Jeruk
📅 Selasa, 08 Apr 2025, 14:26 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Bayangkan kalau setiap anggota KPK berada di setiap institusi negara. Lalu bisa apa? Mana bisa jeruk makan jeruk. Mana mungkin KPK menangkap (pegawai) institusinya.
Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) terbentuk. Anehnya, dalam kepengurusan tersebut, KPK masuk di dalamnya. Ketua KPKSetyo Budiyanto tergabung dalam Komite Pengawasan dan Akuntabilitas.
Kalau di Danantara ada korupsi, percaya KPK mau objektif? Omong kosong, kalau bisa objektif. Itu pula yang diklaim KPK lewat juru bicaranya, Tessa Mahardhika Sugiarto.
Seperti biasa dia orang dalam KPK, tentu bilang tidak akan ada konflik kepentingan. Tidak mungkin, apalagi seorang jubir, mengatakan KPK akan ada konflik kepentingan. Tidak ada yang percaya!
“Independensi KPK dalam penegakan hukum akan tetap terjaga,” ujarnya, di Jakarta, Selasa. Dia menjelaskan bahwa bila terjadi permasalahan hukum yang melibatkan BPI Danantara, KPK akan bertindak secara profesional dan objektif. Tidak ada yang bisa mengawasi, yang dilakukan KPK di Danantara, kalau di dalamnya terjadi korupsi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, BPI Danantara mengumumkan struktur kepengurusan lengkap di Jakarta, Senin (24/3). Pengumuman jajaran pengurus disampaikan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Rosan Perkasa Roeslani. Ketua KPK tergabung dalam Komite Pengawasan dan Akuntabilitas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!