Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bandung Perkuat Peran Koperasi Gerakkan Ekonomi Sektor Pertanian dan Peternakan

📅 Selasa, 04 Agu 2026, 17:38 WIB | Oleh:
Pemkab Bandung Perkuat Peran Koperasi Gerakkan Ekonomi Sektor Pertanian dan Peternakan Doc: antara foto
Ket. Bupati Bandung Dadang Supriatna di Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat (Jabar), memperkuat pengembangan koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan, khususnya memperkuat sektor pertanian dan peternakan di daerah.

Bupati Bandung Dadang Supriatna di Bandung, Selasa (4/8), mengatakan bahwa koordinasi tersebut difokuskan dalam meningkatkan peran koperasi menjadi penggerak ekonomi di sektor pertanian dan peternakan.

"Kami ingin memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Koperasi agar koperasi di Kabupaten Bandung semakin mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan peternakan," katanya.

Data Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Bandung mencatat potensi besar dalam pengembangan koperasi berbasis sektor riil dengan memiliki sekitar 1.700 koperasi, dan lebih dari 1.000 koperasi aktif yang bergerak di berbagai bidang usaha.

Sementara itu sektor pertanian menjadi sorotan karena potensi yang ditopang sekitar 36 ribu hektare lahan pertanian yang menjadi salah satu sentra produksi pangan di Jawa Barat.

Ia menyebut koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat rantai usaha masyarakat mulai dari penyediaan sarana produksi, akses pembiayaan, pengolahan hasil pertanian, hingga perluasan jaringan pemasaran sehingga mampu meningkatkan nilai tambah bagi petani, peternak, dan pelaku usaha.

"Kami terus mendorong koperasi bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya," ujarnya.

Ia mengatakan penguatan koperasi menjadi salah satu langkah untuk menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing komoditas unggulan Kabupaten Bandung melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan kelompok tani maupun peternak.

Pertemuan dengan Kementerian Koperasi juga menjadi bagian dari upaya menyelaraskan program pengembangan koperasi di daerah dengan kebijakan pemerintah pusat sehingga implementasinya dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Kami optimistis sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bandung dan Kementerian Koperasi akan melahirkan koperasi yang lebih modern, produktif, dan berdaya saing sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani, peternak, pelaku UMKM, serta memperkuat perekonomian daerah," katanya.

Dengan penguatan sinergi tersebut, Pemkab Bandung menargetkan koperasi mampu menjadi pusat pengembangan usaha masyarakat yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat, koperasi diharapkan semakin berdaya saing, memperluas akses pembiayaan dan pemasaran, serta mendukung peningkatan kesejahteraan petani, peternak, dan pelaku UMKM di Kabupaten Bandung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Mendukbangga Sebut Tiga Isu Ancam Masa Depan Remaja

22 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Mendukbangga Sebut Tiga Isu...

Pemkot Tangerang Normalisasi 7 Lokasi Prioritas

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Tangerang Normalisas...
Megapolitan
BPBD Kota Tangerang Siapkan...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Dukung Sek...
Advertisement
Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.