Menkeu: Pemerintah Serius Kembangkan Mobil Listrik
📅 Selasa, 04 Agu 2026, 22:24 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan memberikan insentif bagi mobil listrik. Hal tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah untuk mengembangkan mobil listrik di Indonesia.
Menurut Menkeu Purbaya pengumuman insentif tersebut akan diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat. “Mungkin dalam dua atau tiga minggu ke depan, Presiden Prabowo akan mengumumkan insentif untuk mobil listrik,” ujar dia dalam acara Gaikindo International Automotive Conference di ICE BSD, Tangerang, Selasa (4/8).
Insentif akan diberikan untuk 500 mobil listrik dan motor listrik, berupa insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Untuk sementara, kata Menkeu, insentif hanya diberikan untuk mobil listrik murni, bukan hybrid.
“Konflik geopolitik yang menyebabkan kenaikan harga minyak, kita ingin mengurangi ketergantungan pada impor minyak. Karenanya, pemerintah akan melanjutkan rencana pemberian insentif bagi mobil listrik,” ujar dia.
Lebih lanjut Menkeu mengatakan, dirinya ingin Indonesia menjadi pusat produksi industri otomotif di kawasan. Hasil produksinya selain untuk memenuhi kebutuhan di kawasan dan diekspor ke berbagai negara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk itu, Menkeu mengajak produsen otomotif global untuk berinvestasi atau meningkatkan investasinya di Indonesia. Pemerintah berkomitmen untuk memberikan kemudahan dan dukungan insentif yang dibutuhkan.
Industri otomotif, tambah Menkeu, menjadi industri yang strategis karena menyerap tenaga kerja yang cukup besar. Saat ini, sekitar 1,5 juta rakyat Indonesia bekerja di industri otomotif.
Selain itu kapasitas produksinya mencapai 2,6 juta per tahun. Industri otomotif juga terkoneksi dengan industri lainnya seperti industri baja, elektronik, bahan kimia, logistik dan keuangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menkeu mengatakan, investasi akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya daya beli masyarakat. Daya beli yang meningkat akan menciptakan pasar yang kuat bagi industri otomotif itu sendiri. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!