Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bantu Petambak Garam, OJK Cirebon Bahas Penyesuaian Skema Kredit Perbankan

📅 Rabu, 05 Agu 2026, 01:51 WIB | Oleh:
Bantu Petambak Garam, OJK Cirebon Bahas Penyesuaian Skema Kredit Perbankan Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Ilustrasi petambak garam saat menunjukkan hasil panen di Cirebon, Jawa Barat.

CIREBON - Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon bekerja sama dengan pemerintah daerah memformulasikan skema pembiayaan khusus bagi petambak garam di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (4/8).

Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib saat dikonfirmasi di Cirebon, Selasa, mengatakan pihaknya telah membahas penyesuaian skema pembiayaan bersama pemerintah daerah, petambak, dan industri jasa keuangan.

“Langkah awal untuk menyusun skema pembiayaan yang lebih sesuai dengan karakteristik usaha garam sudah menjadi pembahasan kami,” katanya.

Menurut dia, pembiayaan yang disiapkan tidak hanya harus mudah diakses, melainkan mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petambak garam.

Agus mengatakan salah satu persoalan yang dibahas ialah pola cicilan bulanan perbankan yang belum sepenuhnya sesuai dengan pendapatan petambak yang bergantung pada musim panen.

Selain itu, kata dia, lembaga jasa keuangan menemukan persoalan rekam jejak pembiayaan sebagian petambak dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

Ia mengatakan, kondisi tersebut antara lain berkaitan dengan keterbatasan pemahaman petambak dalam memanfaatkan produk pembiayaan secara tepat.

“Berbagai masukan dari pemerintah daerah, petambak, dan industri jasa keuangan menjadi bekal penting bagi OJK Cirebon dalam memperkuat kolaborasi,” ujarnya.

Ia menyampaikan pembiayaan perlu didukung penguatan ekosistem usaha agar mampu meningkatkan produktivitas, menciptakan nilai tambah, dan memberikan manfaat bagi petambak.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Cirebon Dangi mengatakan pemerintah daerah berkomitmen memperkuat pengembangan komoditas garam melalui kolaborasi lintas sektor.

Ia mengatakan berbagai masukan yang muncul akan menjadi bahan pemerintah daerah dalam memperkuat strategi pengembangan komoditas garam.

“Hal ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan langkah seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Termasuk, kata Dangi, mendorong skema pembiayaan yang lebih sesuai dengan karakteristik usaha petambak garam di Kabupaten Cirebon.

Pihaknya mendata kebutuhan garam industri di wilayah Cirebon diperkirakan mencapai 100.000 ton per tahun, sedangkan produksi garam lokal baru sekitar 12.282 ton per tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Penjarahan Terjadi di Sejum...
Luar Negeri
Sedikitnya 19 Orang Tewas p...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.