Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspadai Gelombang Laut hingga 4 Meter yang Dipicu Dua Bibit Siklon Tropis

📅 Selasa, 04 Agu 2026, 12:18 WIB | Oleh:
Waspadai Gelombang Laut hingga 4 Meter yang Dipicu Dua Bibit Siklon Tropis Doc: ant
Ket. gelombang

JAKARTA – Warga yang biasa beraktivitas di laut perlu memperhatikan gelombang tinggi 4 meter dampat dua bibit siklon tropis. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi kemunculan dua bibit siklon tropis sekaligus di wilayah perairan Indonesia utara yang berpotensi memicu gelombang laut tinggi hingga empat meter 4-7 Agustus 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Meteorologi Maritim BMKG Agie Wandala Putra dalam keterangan di Jakarta, Selasa, mengatakan kedua sistem cuaca tersebut adalah Bibit Siklon Tropis 94W dan Bibit Siklon Tropis 9SW.

"Bibit Siklon Tropis 94W berada di Laut Filipina timur Filipina, sementara Bibit Siklon Tropis 9SW terpantau di Laut Filipina barat Filipina," kata dia.

Agie menjelaskan keberadaan dua bibit siklon tropis tersebut berdampak signifikan terhadap peningkatan kecepatan pola angin di perairan Indonesia bagian utara dan selatan.

Pola angin di wilayah utara bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan hingga 27 knot, sedangkan di wilayah selatan bergerak dari timur hingga tenggara mencapai 38 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai, Selat Makassar, Laut Banda, Laut Seram, dan Laut Arafuru.

Dinamika pergerakan angin ini memicu gelombang sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di perairan seperti Selat Karimata, Laut Jawa, Selat Makassar, Teluk Bone, Laut Banda, hingga Pasifik utara Papua.

Sementara itu gelombang tinggi pada kisaran 2,5 hingga 4,0 meter berpotensi melanda Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Sumatera, serta Samudra Hindia selatan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menurut Agie, BMKG memperingatkan bahaya gelombang tinggi ini terhadap risiko keselamatan pelayaran, mulai dari perahu nelayan, kapal tongkang, kapal feri, hingga kapal kargo skala besar.

Untuk itu masyarakat dan nelayan yang bermukim serta beraktivitas di sekitar wilayah pesisir diimbau untuk selalu kewaspadaan ekstra terhadap potensi cuaca buruk tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Rona
Susu Formula Makin Diminati...

Janice Langsung Gugur di Babak Pertama Japan Open

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Janice Langsung Gugur di Ba...
Advertisement
KADIN Sebut Stabilitas Ekonomi Indonesia Jadi Modal Hadapi Kondisi Global

KADIN Sebut Stabilitas Ekonomi Indonesia Jadi Modal Hadapi Kondisi Global

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.