55 Kecamatan di Banten Krisis Air, Polda Kirim Bantuan
📅 Selasa, 04 Agu 2026, 11:45 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
TANGERANG – Kemarau panjang membuat 55 kecamatan di Banten mengalami krisis air bersih. Kepolisian Daerah Banten mengerahkan bantuan pasokan air bersih untuk mengatasi dampak kekeringan akibat musim kemarau panjang yang saat ini melanda 55 kecamatan tersebut.
Kepala Polda Banten Inspektur Jenderal Polisi Hengki di Serang, Selasa, menyatakan bahwa dari total 155 kecamatan yang ada di Banten, tercatat sebanyak 55 kecamatan mengalami krisis air bersih.
Berdasarkan pantauan, wilayah dengan dampak kekeringan terparah tersebar di Kabupaten Lebak, serta sebagian wilayah Tangerang, Cilegon, dan Pandeglang.
Guna mengatasi meluasnya krisis air bersih tersebut, jajaran Polda Banten hingga polres bergerak cepat mengerahkan seluruh fasilitas dan personel yang ada.
Salah satu upaya utama yang dilakukan adalah mengalihfungsikan kendaraan taktis water cannon milik Satuan Sabhara dan Brimob menjadi armada pemasok air bersih.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kendaraan water cannon yang biasanya digunakan untuk mengatasi unjuk rasa, sekarang kita manfaatkan untuk membawa air bersih. Kami distribusikan kepada masyarakat bersama para kapolres dan instansi terkait di tingkat kabupaten maupun kota," kata Hengki.
Dalam pendistribusiannya, kepolisian secara aktif memantau informasi kawasan yang membutuhkan air melalui media sosial.
Selain armada water cannon, Polda Banten juga turut menyiagakan fasilitas kesehatan seperti ambulans guna mengantisipasi masalah kesehatan warga di daerah terdampak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kapolda juga membuka saluran komunikasi langsung bagi masyarakat yang desanya mengalami kekeringan untuk segera meminta bantuan pasokan air bersih melalui layanan panggilan darurat (Call Center) 110.
"Layanan Call Center 110 itu tidak hanya untuk aduan gangguan kamtibmas atau kejahatan, tetapi juga bagi masyarakat yang desanya membutuhkan air bersih. Informasikan ke 110 dan kami akan segera datang ke sana," ujarnya.
Selain memastikan ketersediaan air bersih, Polda Banten juga melakukan langkah mitigasi musim kemarau dengan mengantisipasi potensi kebakaran.
Pihak kepolisian telah mendirikan pos-pos terpadu dan menggencarkan patroli edukasi agar masyarakat tidak membuka lahan atau membuang sampah dengan cara dibakar selama krisis air berlangsung.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!