Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mudahkan Warga Dapat Informasi, Pemprov DKI Buka Pos Pelayanan KJP Plus di Kantor Kecamatan

📅 Kamis, 20 Mar 2025, 22:58 WIB | Oleh:
Mudahkan Warga Dapat Informasi, Pemprov DKI Buka Pos Pelayanan KJP Plus di Kantor Kecamatan Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno saat memberikan dana bantuan sosial KJP Plus secara simbolis kepada siswa, di Balai Kota Jakarta, Selasa (20/3).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka pos pelayanan program bantuan sosial Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) di kantor kecamatan se-Jakarta untuk memudahkan warga mendapat informasi yang diperlukan.

"Mulai hari ini mereka sudah membuka pos pelayanan (di 44 kecamatan) yang bisa dimanfaatkan secara baik bagi masyarakat yang mencari informasi tentang program KJP, KJMU," kata Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sarjoko di Jakarta, Kamis (20/3).

Pos ini juga melayani keluhan maupun pengaduan warga berkaitan dengan program yang sudah berjalan termasuk alasan mengapa dari mereka tak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

"Misalnya kenapa tidak masuk DTKS, nanti bisa kami dorong Dinas Sosial tingkat kecamatan untuk menjelaskan. Kendala tidak semata di domain Dinas Pendidikan tetapi ada proses yang harus ditempuh masyarakat kaitannya dengan proses pengurusan DTKS," jelas Sarjoko.

Adapun kelebihan pos pelayanan ini, kata dia, yakni mempermudah masyarakat untuk bisa mengakses karena tempatnya tidak terlalu jauh dari tempat tinggal mereka.

Pos pelayanan dibuka setiap Senin hingga Jumat mulai pukul 08.00 WIB sampai 15.00 WIB.

"Kalau di kantor kecamatan di wilayah tinggal warga dan ini sudah disepakati dengan camat. Camat yang akan bertindak sebagai komando pelayanan di wilayah masing-masing," ujar Sarjoko.

Adapun Kamis ini Pemprov DKI mencairkan dana bansos KJP Plus Tahap I tahun 2025 dengan jumlah penerima sebanyak 707.622 orang atau bertambah sekitar 126.000 dibanding tahun lalu.

Pencairan ini untuk periode Januari, Februari dan Maret 2025.

Dari jumlah ini sebanyak 580.893 orang merupakan penerima lanjutan dan sisanya, 126.729 orang penerima baru.

Sementara itu, berdasarkan jenjang, sebanyak 338.971 orang berada di jenjang SD/MI, lalu jenjang SMP/MTS 189.437 dan jenjang SMA/MA sebanyak 62.295.

Sedangkan jenjang SMK sebanyak 111.315, lalu jenjang SLB sebanyak 2.908 dan jenjang PKBM sebanyak 2.696 peserta didik. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Upaya Mengurangi Residu Karhutla di Palembang

24 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Upaya Mengurangi Residu Kar...
Nasional
Cegah Kanker Sejak Dini, YK...
Advertisement
Ekspansi ke Afrika, Indonesia Incar Logam Tanah Jarang Gabon

Ekspansi ke Afrika, Indonesia Incar Logam Tanah Jarang Gabon

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.