Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mensesneg: Pemerintah Siapkan Konsep Dokter Terbang untuk Daerah Sulit Menjangkau Faskes

📅 Minggu, 16 Agu 2026, 20:55 WIB | Oleh:
Mensesneg: Pemerintah Siapkan Konsep Dokter Terbang untuk Daerah Sulit Menjangkau Faskes Doc: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presid
Ket. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi

JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menjelaskan konsep dokter terbang, yang saat ini tengah dipersiapkan pemerintah. Dokter terbang untuk mempercepat akses pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah yang sulit menjangkau fasilitas kesehatan (faskes)

Hal ini diungkapkan Menseseneg, merupakan hasil pengamatan pemerintah terhadap sejumlah daerah yang faskesnya sulit diakses masyarakat. Hal ini juga sebagai salah satu solusi cepat dalam menyikapi faskes yang belum merata.

"Ide mengenai dokter terbang, istilah terbang itu karena dalam beberapa kali kesempatan kita berkeliling ke seluruh wilayah di Indonesia. Memang negara kita sangat luas, jangkauan fasilitasnya belum merata," kata Prasetyo saat ditemui wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (15/8).

Mensesneg mengungkapkan, pelayanan akses kesehatan cepat dengan menggunakan moda transportasi udara itu, diterapkan di sejumlah negara dunia. Dengan pelayanan kesehatan masyarakat melalui transportasi udara itu, dapat diistilahkan sebagai unit reaksi cepat.

"Di beberapa negara, di beberapa wilayah itu juga menerapkan hal yang sama, untuk unit reaksi cepat kesehatan itu juga ada yang berbasis helikopter. Itu untuk melakukan penanganan dengan jauh lebih cepat khusus di daerah-daerah yang terpencil," ujar dia.

Lebih lanjut dijelaskannya, layanan tersebut nantinya dapat digunakan untuk menangani kondisi kedaruratan kesehatan masyarakat di daerah terpencil. Akan tetapi konsep tersebut bukan mewajibkan seluruh desa atau kelurahan memiliki moda transportasi udara.

"Tidak juga kemudian seluruh desa atau seluruh kelurahannya kemudian ada moda transportasi udaranya. Kan tidak selalu seperti itu," kata dia.

Diketahui, gagasan mengenai dokter terbang ini disampaikan Presiden Prabowo Subianto pada pidato kenegaraan, Jumat (14/8). Kepala Negara mengungkapkan dokter terbang tersebut akan dipadukan dengan penyediaan layanan fasilitas kesehatan moda transportasi udara.

Dalam hal itu Presiden Prabowo menegaskan, bahwa layanan kesehatan terhadap seluruh masyarakat harus dapat disalurkan dengan tepat dan cepat sehingga dengan konsep tersebut, pelayanan kesehatan untuk masyarakat tidak terkendala karena akses yang sulit dan biaya yang mahal.

"Untuk itu kita harus mencari terobosan inovatif, salah satu jalan adalah ambulans udara bahkan nanti juga tim dokter terbang. Tidak boleh lagi seorang ibu kehilangan nyawa karena rumah sakit jauh, tidak boleh seorang ayah menjual seluruh harta bendanya, hanya karena harus berobat ke kota besar," kata Presiden Prabowo dalam Pidato Kenegaraan, di Parlemen Senayan, Jakarta. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.