Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD: Karhutla Empat Hektare di Muara Enim Berhasil Dipadamkan

📅 Minggu, 16 Agu 2026, 21:20 WIB | Oleh:
BPBD: Karhutla Empat Hektare di Muara Enim Berhasil Dipadamkan Doc: BPBD Muara Enim

PALEMBANG - Tim Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) berhasil memadamkan kebakaran di dua desa di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Kebakaran melanda Desa Karang Raja dan Desa Dalam, Kecamatan Belimbing, dengan total luas lahan terdampak sekitar empat hektare.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Muara Enim, Alvi Gumara, mengatakan karhutla terjadi pada Jumat (14/8) sekitar pukul 20.40 WIB. Titik kebakaran terpantau melalui aplikasi SiPongi.

Area yang terbakar di Desa Karang Raja diperkirakan mencapai satu hektare. Sementara, kebakaran di Desa Dalam menghanguskan sekitar tiga hektare lahan. "Area yang terbakar merupakan lahan semak belukar yang belum diketahui secara pasti penyebabnya," kata Alvi, Minggu (16/8).

BPBD kemudian membentuk dua tim untuk melakukan penanganan di masing-masing lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke area lainnya.

Tim gabungan terdiri atas BPBD Posko Induk, Damkar Muara Enim, Manggala Agni, TNI, Polri, pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Pemadaman dilakukan melalui jalur darat dengan mengerahkan sejumlah peralatan.

Peralatan yang digunakan meliputi tiga unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil penyuplai air. Petugas juga menggunakan tiga nozel serta 16 rol selang untuk mendukung proses pemadaman.

Tim harus menempuh perjalanan sekitar 54 kilometer menuju lokasi kebakaran di Desa Dalam. Sementara, titik kebakaran di Desa Karang Raja berjarak sekitar 10 kilometer dari Posko Induk Karhutla.

"Alhamdulillah. Sejak tadi malam api karhutla di dua titik tersebut sudah padam total," ujar dia.

Alvi mengapresiasi seluruh personel gabungan dan masyarakat yang terlibat dalam proses pemadaman. Ia juga kembali mengingatkan masyarakat untuk menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran selama musim kemarau.

"Semoga apa yang dilakukan oleh tim gabungan ini menjadi ladang pahala. Bagi masyarakat juga kami ingatkan kembali untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar," kata dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Nasional
BMKG Prakirakan Ingatkan Po...
Luar Negeri
NASA Ungkap Pola Arus Laut ...
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.