Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gempa M7,7 Lumpuhkan Akses Flores! PU Kebut Perbaikan Jembatan & Jalan

📅 Minggu, 16 Agu 2026, 19:25 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Gempa M7,7 Lumpuhkan Akses Flores! PU Kebut Perbaikan Jembatan & Jalan Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan fokus membuka akses jalan serta memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak segera terpenuhi pascagempa bumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT)

LABUAN BAJO– Pascagempa bumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan personel dan peralatan untuk membuka akses jalan serta memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak segera terpenuhi. 

Sejumlah ruas jalan dan jembatan yang terdampak telah diperiksa. Penanganan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan akses untuk mobilitas warga, distribusi bantuan, dan pelayanan kedaruratan.

“Pagi tadi kami sudah cek kondisi di lapangan. Untuk beberapa titik sudah mulai tertangani, tetapi masih ada yang perlu kami selesaikan. Ada satu jembatan yang masih harus ditangani dan kami terus berpacu agar bisa segera ditangani,” kata Menteri PU Dody Hanggodo, Minggu (16/8).

Akses Jalan Jadi Prioritas

Jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian PU di NTT telah diinstruksikan bergerak ke titik-titik yang membutuhkan penanganan. Fokus utama adalah ruas jalan dan jembatan yang menjadi jalur vital masyarakat dan logistik bantuan.

“Kami sudah koordinasikan dengan teman-teman balai untuk bergerak ke titik-titik yang membutuhkan penanganan. Kalau ada kebutuhan tambahan, kami siap membantu dan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga lain,” ujar Menteri Dody.

Pemantauan terhadap kondisi infrastruktur terdampak terus dilakukan. Penanganan dipercepat pada titik-titik yang mengganggu konektivitas agar akses masyarakat dan distribusi bantuan dapat berjalan normal selama masa tanggap darurat.

Air Bersih Diterjunkan ke Nagekeo

Selain konektivitas, pemenuhan air bersih menjadi perhatian utama. Melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PU memobilisasi sarana air bersih ke lokasi yang mengalami gangguan layanan akibat gempa.

Di Kabupaten Nagekeo, dukungan berupa 3 unit Mobil Tangki Air (MTA) telah disiapkan. Dua unit sudah berada di lokasi, sementara satu unit lainnya merupakan MTA pinjam pakai dari penanganan banjir Mauponggo yang dialihkan untuk mendukung penanganan bencana gempa.

Selain MTA, disiapkan juga 16 unit hidran umum (HU). Delapan unit merupakan dukungan baru untuk kebutuhan saat ini, dan 8 unit lainnya merupakan HU pinjam pakai dari penanganan banjir Mauponggo.

“Yang penting sekarang bagaimana kebutuhan masyarakat bisa segera kita layani,” tegas Menteri Dody.

Mobil tangki air dan hidran umum disiapkan untuk mendukung distribusi air, terutama di wilayah yang akses atau layanan air bersihnya terganggu akibat gempa.

Kerja Bersama untuk Pemulihan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
Advertisement
Mengapa Erupsi Anak Krakatau Bisa Terdengar sampai Bandung? Ini Penjelasan Daryono

Mengapa Erupsi Anak Krakatau Bisa Terdengar sampai Bandung? Ini Penjelasan Daryono

05 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.