Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Setu Babakan Adakan Pameran Temporer Tahunan, Hidupkan Mainan Tradisional Betawi

📅 Minggu, 16 Agu 2026, 13:33 WIB | Oleh:
Setu Babakan Adakan Pameran Temporer Tahunan, Hidupkan Mainan Tradisional Betawi Doc: ANTARA/Yudhi Mahatma
Ket. Sejumlah anak bermain "congklak" raksasa di halaman Museum Fatahillah Jakarta Barat, Minggu (15/11). Congklak merupakan permainan tradisional khas Betawi yang sudah jarang dimainkan anak-anak. Kini permainan tersebut tergeser dengan permainan elektronik seperti "game watch" dan "play station".

JAKARTA - Unit Pengelola Kawasan (UPK) Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan menghidupkan kembali permainan tradisional melalui pameran temporer tahunan.

"Kegiatan ini lebih dari sekadar nostalgia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan kembali nilai-nilai kebersamaan, pengendalian diri, sportivitas, dan kerja sama yang terkandung dalam permainan rakyat kepada generasi muda," kata Kepala UPK PBB Setu Babakan, Debby Novita Andriani di Jakarta, Minggu.

Debby mengatakan pameran tersebut mengangkat berbagai jenis permainan dan hiburan tradisional masyarakat Betawi, seperti dampu, pletokan, hingga permainan karet.

Mengusung tema "Saban Maen Bikin Girang, Hiburan Jadul yang Kagak Ilang", kegiatan ini diadakan untuk turut menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) 81 Republik Indonesia.

Dia menjelaskan main atau maen sengaja dipilih untuk menegaskan identitas khas Betawi, meskipun dalam bahasa baku berarti main. Bagi masyarakat Betawi, maen bukan sekadar persoalan menang dan kalah.

"Bermain adalah tentang kebersamaan, belajar mengalah, bersabar, dan melatih pengendalian diri agar hati menjadi girang," ucapnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga permainan rakyat sebagai objek pemajuan kebudayaan di tengah era modernisasi.

"Sebagai satu-satunya pusat edukasi dan laboratorium budaya Betawi milik Pemprov DKI Jakarta, Setu Babakan terus berkomitmen memperkuat identitas kebudayaan lokal di tengah transformasi Jakarta menuju kota global," katanya.

Debby menuturkan untuk memastikan kelestarian budaya tetap berlangsung di DKI Jakarta, pendekatan kolaborasi pentaheliks diterapkan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, masyarakat, akademisi, perguruan tinggi, hingga pihak swasta.

Dia menambahkan selain menyajikan koleksi permainan tradisional, rangkaian pameran juga dilengkapi kegiatan pengetahuan atau knowledge management.

Para peserta diajak mengikuti lokakarya musik Gambang Kromong serta pelatihan pembuatan bir pletok, minuman khas Betawi yang telah diatur melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 11 Tahun 2017.

"Pameran temporer ini kami harapkan dapat diikuti oleh seluruh peserta ataupun pengunjung yang hadir hingga usai, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat rasa bangga terhadap warisan budaya Jakarta," ucapnya.

Maka itu, Debby berpesan kepada generasi muda agar tidak hanya mengandalkan jendela digital untuk memperluas perspektif, tetapi juga tetap mengedepankan nilai-nilai budaya dengan mengenal sejarah dan melestarikan kebudayaan.

"Melalui permainan ini, kita dapat mengembangkan karakter dan jati diri melalui kebersamaan, pengendalian emosi, serta kejujuran. Dengan demikian, nilai-nilai ini dapat menjadi pegangan dan pendamping hidup dalam bergaul, bekerja sama, serta berinteraksi secara sosial," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Targetkan Peningkatan Utilisasi Industri Kopi pada 2029
    Ulasan artikel ini menyajikan peta jalan yang sangat ...
  • Ekonomi Tiongkok Makin Ngebut! Ekspor-Impor Melonjak pada Agustus, Didukung Ledakan Industri AI
    Melihat lonjakan ekspor Tiongkok di sektor AI dan ...
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
Advertisement
Bantuan Presiden, 220 Tukang Becak Sumedang Mulai Dilatih Gunakan Becak Listrik

Bantuan Presiden, 220 Tukang Becak Sumedang Mulai Dilatih Gunakan Becak Listrik

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.