Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemulihan Jaringan Pascagempa NTT, Telkom Pulihkan 85 Persen BTS

📅 Minggu, 16 Agu 2026, 20:10 WIB | Oleh:
Pemulihan Jaringan Pascagempa NTT, Telkom Pulihkan 85 Persen BTS Doc: Telkom
Ket. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mempercepat pemulihan layanan telekomunikasi dan digital setelah gempa bumi mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8).

JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mempercepat pemulihan layanan telekomunikasi dan digital setelah gempa bumi mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8). Gempa tersebut sempat mengganggu sejumlah infrastruktur TelkomGroup sehingga berdampak terhadap kualitas layanan mobile, fixed broadband, dan layanan digital di beberapa wilayah terdampak.

TelkomGroup langsung mengerahkan sumber daya teknis untuk memulihkan jaringan dengan tetap menempatkan keselamatan personel sebagai prioritas utama. Perusahaan juga mengoptimalkan berbagai sumber listrik cadangan agar konektivitas masyarakat tetap terjaga selama kondisi darurat.

"Alhamdulillah trafik sudah berangsur normal, walaupun pada awalnya terdapat sekitar 50% BTS Telkomsel terganggu, tapi saat ini sejalan dengan upaya percepatan perbaikan yang kami lakukan dan listrik yang mulai kembali, sebagian besar sudah pulih," ujar Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dalam Rakor Penanganan Gempa wilayah Nusa Tenggara Timur, Minggu (16/8).

Hingga Minggu, sebanyak 85 persen dari total 735 site BTS Telkomsel telah kembali beroperasi. Sementara itu, proses pemulihan masih dilakukan di sejumlah wilayah yang terdampak, seperti Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Alor, Ende, dan Ngada.

Pemulihan juga dilakukan terhadap layanan IndiHome yang sempat mengalami gangguan setelah gempa. Sekitar 400 BTS dan 2.600 pelanggan IndiHome yang terdampak pada awal kejadian telah dipulihkan dalam waktu kurang dari 24 jam.

Saat ini, sebanyak 16.788 pelanggan atau 98,3 persen dari total 17.062 pelanggan IndiHome telah kembali mendapatkan layanan. Pelanggan yang masih terdampak akan dipulihkan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi infrastruktur dan situasi di masing-masing wilayah.

Dari sisi jaringan utama, backbone TelkomGroup masih beroperasi dengan dukungan jalur cadangan. Namun, kerusakan pada sejumlah kabel fiber optik di jalur darat maupun laut membuat kapasitas layanan di beberapa lokasi mengalami penurunan.

Secara keseluruhan, kondisi jaringan TelkomGroup masih terjaga dan aman. Tim teknis terus melakukan perbaikan terhadap infrastruktur yang terdampak sekaligus mengoptimalkan jalur alternatif untuk mempertahankan konektivitas masyarakat.

Sebanyak 300 tim teknis TelkomGroup telah dikerahkan ke berbagai wilayah terdampak. Tim tersebut bertugas melakukan asesmen, pemulihan jaringan, serta penanganan infrastruktur pendukung dengan tetap berkoordinasi bersama pihak terkait dan mengutamakan keselamatan di lapangan.

TelkomGroup juga memaksimalkan penggunaan sumber listrik mandiri berupa genset bergerak dan genset tetap di sejumlah lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga layanan tetap berjalan sembari menunggu pasokan listrik kembali normal di wilayah terdampak.

Upaya pemulihan juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari Danantara Indonesia, BP BUMN, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, BUMN, BNPB, BPBD, TNI/Polri, pemerintah daerah, hingga mitra dan relawan. Sinergi tersebut diarahkan untuk mempercepat penanganan sekaligus memastikan proses pemulihan berlangsung aman dan terkoordinasi.

Sebagai dukungan bagi masyarakat selama masa pemulihan, Telkomsel turut menyediakan Paket Darurat berisi 3 GB internet, 100 SMS, dan 300 menit telepon. Paket seharga Rp1 tersebut memiliki masa berlaku tujuh hari dan dapat diaktifkan melalui kode *88820#.

Dian mengatakan konektivitas menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat ketika menghadapi situasi bencana. Selain untuk berkomunikasi dengan keluarga, jaringan telekomunikasi juga dibutuhkan untuk memperoleh informasi dan mendapatkan berbagai bentuk bantuan.

"Kami memahami bahwa di tengah situasi bencana seperti ini, konektivitas menjadi kebutuhan yang semakin vital bagi masyarakat, baik untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun untuk memperoleh informasi dan dukungan yang dibutuhkan," kata Dian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Polda Metro Jaya Perketat P...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.