Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Borobudur Expo 2026 jadi Hub Pariwisata dan Ekraf Perkuat Ekosistem Ekonomi Jateng

📅 Minggu, 16 Agu 2026, 19:02 WIB | Oleh:
Borobudur Expo 2026 jadi Hub Pariwisata dan Ekraf Perkuat Ekosistem Ekonomi Jateng Doc: ANTARA/Anis Efizudin
Ket. Petugas Museum dan Cagar Budaya (MCB) memasang batu saat proses pemindahan Arca Unfinished Buddha di Lapangan Kenari Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (26/5).

SEMARANG, JAWA TENGAH - Ratusan pelaku industri pariwisata bakal meramaikan Borobudur Beyond Tourism Expo (BBTE) 2026 yang memiliki nilai strategis untuk memperkuat pariwisata Jawa Tengah, khususnya kawasan Candi Borobudur.

"BBTE 2026 digelar karena memiliki nilai strategis dalam memperkuat kawasan Borobudur dan pariwisata Jawa Tengah," kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Jawa Tengah Hanung Triyono di Semarang, Minggu.

Menurut dia, kegiatan "Business to Business" (B2B) pariwisata tersebut juga sejalan dengan konsep aglomerasi global Provinsi Jawa Tengah.

Ia menjelaskan Borobudur bukan sekadar destinasi pariwisata, tetapi dapat menjadi hub yang menghubungkan berbagai potensi pariwisata Jawa Tengah melalui konektivitas, kolaborasi dan penguatan kawasan sebagai satu ekosistem ekonomi.

Sementara Ketua Panitia BBTE 2026 Sugeng Sugiantro mengatakan fokus utama kegiatan tersebut yakni menciptakan penjajakan kerja sama bisnis dan transaksi nyata.

“Kami ingin buyers datang bukan hanya untuk melihat Borobudur, tetapi melakukan 'business matching', membangun networking dan membuka kerja sama," katanya.

BBTE 2026, lanjut dia, memiliki konsep untuk melihat lebih jauh potensi destinasi, keramahan, MICE (pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran), dan ekonomi kreatif Jawa Tengah

BBTE 2026 akan digelar di Kota Magelang, Jawa Tengah, pada tanggal 25 sampai 28 Oktober 2026.

Panitia menargetkan sekitar 200 pembeli dan 100 penjual/ penyedia jasa di sektor pariwisata hadir dalam pertemuan bisnis yang menjadi titik baru industri pariwisata dan MICE tersebut.

Adapun Group CEO RajaMICE, Panca Rudolf Sarungu, menambahkan, BBTE 2026 dirancang bukan sekadar pameran, namun sebagai platform bisnis.

"BBTE diharapkan menjadi platform bisnis yang mempertemukan pasar dengan produk Indonesia," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...

Harga Cabai Rawit Rp94.900/Kg, Telur Ayam Rp31.000/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp94.900/...
Advertisement
Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.