Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PT KAI Siapkan 1.232 Hunian Terjangkau di Kawasan TOD Manggarai

📅 Minggu, 16 Agu 2026, 20:16 WIB | Oleh:
PT KAI Siapkan 1.232 Hunian Terjangkau di Kawasan TOD Manggarai Doc: KAI

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia menyiapkan 1.232 unit hunian terjangkau di kawasan berorientasi transit Manggarai. Proyek hunian tersebut dibangun pada lahan seluas 2,19 hektare di Blok F dan Blok G.

Pembangunan tahap awal lokasi tersebut mencakup 3.740 unit hunian serta 150 unit ruang usaha ritel. Pelaksanaan peletakan batu pertama proyek perumahan itu dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyatakan pengembangan Manggarai mendekatkan hunian warga dengan moda transportasi publik. Ketua Satuan Tugas Perumahan Hashim Djojohadikusumo dijadwalkan hadir dalam acara peletakan batu pertama kawasan tersebut.

“Kota akan bekerja lebih baik ketika masyarakat dapat tinggal lebih dekat dengan transportasi publik dan pusat aktivitasnya. Manggarai memberi kesempatan kepada KAI untuk membangun kawasan dengan pendekatan itu. Kami ingin perjalanan masyarakat menjadi lebih ringkas, biaya mobilitas semakin efisien, dan akses terhadap kota semakin terbuka,” ujar Bobby.

Bobby menjelaskan bahwa stasiun tersebut melayani sekitar 162 ribu pergerakan pelanggan pada setiap harinya. Area stasiun tersebut juga menampung sekitar 700 hingga 750 perjalanan kereta api tiap harinya.

“KAI ingin membangun kemampuan pengembangan TOD dengan standar yang semakin tinggi. Kami belajar dari praktik terbaik berbagai kota dunia, tetapi kebutuhan masyarakat Indonesia tetap menjadi titik berangkatnya. Keberhasilan Manggarai nanti akan diukur dari seberapa nyaman kawasan ini digunakan untuk tinggal, bekerja, berpindah moda, dan menjalani aktivitas sehari-hari,” kata Bobby.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan perincian mengenai luas area pengembangan proyek tersebut. Perusahaan mencatat jumlah pelanggan Kereta Rel Listrik (KRL) stasiun mencapai 2.716.932 orang hingga Juni 2026.

“Komposisi hunian di Blok F dan G dirancang agar berbagai kelompok masyarakat dapat berada dalam satu kawasan yang dekat dengan transportasi publik. Sebanyak 1.232 unit berada pada segmen MBR dan MBM. Ini menjadi bagian penting dari rencana Manggarai sebagai kawasan dengan fungsi hunian, transportasi, ruang publik, dan kegiatan ekonomi yang saling terhubung,” ucap Anne.

Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, memaparkan keunggulan lokasi Blok F dan G. Pengelola merilis data rencana tersebut melalui siaran pers resmi pada Sabtu (15/8).

“Blok F dan G menjadi titik awal karena lokasinya dekat dengan Stasiun Manggarai dan berada pada lahan KAI. Setelah tahap awal berjalan, pengembangan kawasan akan dilanjutkan secara bertahap. Arahnya adalah membuat Manggarai semakin mudah diakses, nyaman untuk berjalan kaki, terhubung antarmoda, serta memiliki pilihan hunian yang dekat dengan perjalanan sehari-hari masyarakat,” kata dia.

Pengembang mengalokasikan area Blok F seluas 15.014 meter persegi dan Blok G seluas 6.925 meter persegi. Tipe hunian mencakup studio 28 meter persegi, tipe 36, serta tipe 45 dua kamar tidur.

Rencana pengembangan kawasan berorientasi transit tersebut secara keseluruhan mencakup total area seluas 129 hektare. Perusahaan kini menyusun master plan serta panduan rancang kota bersama pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
NASA Ungkap Pola Arus Laut ...

Polda Jatim Dalami Motif Pelempar Bom Molotov ke Pos Lantas

4 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Polda Jatim Dalami Motif Pe...
Daerah
Pos Lantas Dilempar Molotov...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.