Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang

📅 Sabtu, 15 Agu 2026, 06:42 WIB | Oleh:
Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya meninjau koleksi kain tenun seusai membuka “Glory Indonesia 2026: Weaving Archipelago” di Senayan City, Jakarta, Rabu (12/8).

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya menilai bahwa tenun yang sudah lama ada dan didesain dengan segala kreativitas oleh para desainer perlu didukung dan harus ditampilkan agar nilai ekonominya berkembang.

“Ketika nilai ekonominya berkembang, tentu harapan kita semua termasuk para perajinnya juga semakin sejahtera,” kata Menteri Ekraf Riefky, dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat.

Hal itu disampaikan Menekraf Riefky Harsya dalam gelaran Weaving Archipelago sebagai bagian dari rangkaian Glorify Indonesia 2026, di Senayan City, Jakarta, Rabu (12/8). Gelaran itu menghadirkan kekayaan tenun Nusantara melalui pendekatan fesyen, desain, dan gaya hidup kontemporer.

Menteri Ekraf meninjau sejumlah instalasi yang menjadi bagian dari Weaving Archipelago. Beragam instalasi tersebut menampilkan proses dan kekayaan tenun Nusantara sekaligus mendekatkan karya para perajin kepada masyarakat di ruang publik.

Ia menilai kehadiran tenun di ruang seperti ini dapat memperluas jangkauan pengenalan karya kepada masyarakat, terutama generasi muda.

Kementerian Ekraf juga melihat kolaborasi ini bagian dari upaya membawa karya berbasis budaya ke dalam ekosistem ekonomi kreatif melalui penguatan talenta, pengembangan desain, perlindungan kekayaan intelektual, dan perluasan akses pasar.

“Yang kita lakukan di sini tentu tidak hanya menjaga budaya, tetapi bagaimana memberikan nilai ekonomi. IP-nya, desainnya juga harus segera kita sertifikasi ke Kementerian Hukum sehingga tidak dibajak, sehingga originalitasnya, nilai keekonomiannya, pelindungannya itu tetap kita lakukan bersama-sama,” ujar Riefky.

Riefky berharap Weaving Archipelago dapat berkembang melampaui fungsi pameran dengan membuka ruang pertemuan antara perajin, desainer, pelaku usaha, masyarakat, dan berbagai mitra.

“Saya berharap Weaving Archipelago tidak hanya menjadi sebuah pameran, tetapi juga menjadi ruang lahir kolaborasi baru, membuka peluang usaha, memperkuat jenama lokal, dan membawa tenun Indonesia semakin mendunia,” tutur dia.

Weaving Archipelago merupakan kolaborasi Senayan City dan Cita Tenun Indonesia (CTI) yang berlangsung pada 12–29 Agustus 2026.

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian perayaan 20 tahun Senayan City sekaligus menghadirkan tenun Nusantara di ruang publik melalui Tenun Display, CTI Journey, instalasi alat tenun tradisional, live weaving demonstration, pertunjukan budaya, talkshow, workshop, dan styling session.

Sekretaris Jenderal Cita Tenun Indonesia, Intan Fauzi mengatakan penyelenggaraan Weaving Archipelago bagian dari perjalanan panjang CTI dalam memperkenalkan tenun Indonesia melalui ruang kolaborasi dan pemasaran.

“Di tengah gempuran brand-brand internasional, alhamdulillah kebanggaan Indonesia salah satunya tenun ditempatkan di lantai dasar ini

. Ini menjadi satu kebanggaan buat kami,” ujar Intan Fauzi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Marketing VALTEKINDO
Marketing VALTEKINDO
15 Aug 2026, 10:40 WIB.

Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ke Kemenkumham merupakan terobosan esensial bagi industri tekstil lokal, karena perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) tidak hanya mencegah pembajakan desain oleh pihak tak bertanggung jawab, tetapi juga memberikan kepastian hukum yang mampu meningkatkan kepercayaan investor dan pelaku usaha ritel untuk turut mengembangkan skala produksi perajin kita agar lebih kompetitif di pasar global

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.