Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PESONA 2026 Wadah UMKM Lamongan Perluas Akses Pasar dan Ajang Naik Kelas

📅 Minggu, 16 Agu 2026, 19:34 WIB | Oleh:
PESONA 2026 Wadah UMKM Lamongan Perluas Akses Pasar dan Ajang Naik Kelas Doc: ANTARA/HO-Kominfo Lamongan
Ket. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meninjau stan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pada Pesta Hari UMKM Lamongan (PESONA) 2026 di Lamongan, Jawa Timur. Kegiatan tersebut menjadi wadah promosi produk UMKM sekaligus mendorong pelaku usaha memperluas akses pasar.

LAMONGAN, JAWA TIMUR  - Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, memfasilitasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperluas akses pasar melalui Pesta Hari UMKM Lamongan (PESONA) 2026.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan penguatan kualitas produk dan pemasaran menjadi kunci agar UMKM mampu naik kelas dan memiliki daya saing lebih tinggi.

"Kunci sukses pemasaran UMKM agar naik kelas adalah bagaimana produknya dikenal, disukai, dibeli, dan pelanggan kembali membeli," katanya di Lamongan, Jawa Timur, Minggu. 

Sebagai informasi, PESONA 2026 digelar di Kawasan Gajah Mada Lamongan pada Sabtu (15/8) dalam rangka memperingati Hari UMKM Nasional 2026 dan diikuti pelaku UMKM dari 27 kecamatan.

Yuhronur menjelaskan, PESONA menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk kepada masyarakat, sehingga interaksi langsung dengan konsumen dapat membuka peluang pasar yang lebih luas.

Ia mengajak masyarakat ikut membeli dan mempromosikan produk UMKM lokal sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan usaha masyarakat.

"Event ini diperuntukkan bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya. Mari dibeli dan diramaikan, ikut membantu mempromosikan UMKM di Kabupaten Lamongan," ujarnya.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Lamongan Anang Taufik menjelaskan bahwa agenda tersebut menjadi ruang promosi produk yang mempertemukan pelaku usaha dengan masyarakat, dengan beberapa agenda antara lain kompetisi barista, fun run, jalan sehat, gowes, dan pasar murah.

Pemkab Lamongan mencatat jumlah UMKM di daerah itu sekitar 111.310 unit. Pemerintah daerah juga mendorong penguatan legalitas usaha, antara lain melalui fasilitasi Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal.

Penguatan UMKM menjadi bagian penting dalam perekonomian Lamongan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, ekonomi Lamongan tumbuh 5,40 persen pada 2025, meningkat dibandingkan pertumbuhan 4,81 persen pada 2024.

UMKM berkontribusi pada pertumbuhan Ekonomi Lamongan yang tercatat sebagai penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar 19,71 persen, berada tepat di bawah sektor pertanian yang memegang porsi utama sekitar 30 persen hingga 31 persen. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Polda Jatim Dalami Motif Pe...
Nasional
Duka Gempa NTT Sampai ke Am...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.