Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Amerika Serikat Terus Berupaya untuk Mencegah Perang di Timur Tengah

📅 Rabu, 07 Agu 2024, 00:00 WIB | Oleh:

Biden bertemu di Ruang Situasi Gedung Putih yang dijaga ketat dengan tim keamanan nasionalnya, termasuk Wakil Presiden, Kamala Harris.

Gedung Putih mengatakan Biden dan Raja Yordania dalam panggilan telepon mereka membahas upaya untuk meredakan ketegangan regional, termasuk melalui gencatan senjata segera dan kesepakatan pembebasan sandera.

"Raja Abdullah menyerukan gencatan senjata segera dan permanen untuk mengakhiri bencana di Gaza dan untuk menghentikan semua tindakan eskalasi," bunyi pernyataan pengadilan Kerajaan Yordania.

Iran menyerang langsung ke Israel pada bulan April, membawa perang bayangan mereka ke permukaan setelah serangan terhadap gedung diplomatik Iran di Suriah. AS membantu mencegat pesawat nirawak dan rudal, dan kerusakannya sangat kecil.

Namun, Yordania yang berada dalam posisi yang sulit karena jumlah penduduk Palestina yang besar dan kesepakatan damai dengan Israel, bersikeras tidak ingin menjadi medan pertempuran.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Matthew Miller, mengatakan pada bulan April, AS mampu memetakan jalan yang akhirnya membawa melewati masa itu tanpa terjerumus ke dalam perang yang lebih luas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Jaga Stabilitas Ekonomi, Pe...
Luar Negeri
Satu Orang Tewas, Lima Luka...
Megapolitan
Polisi Berhasil Gagalkan Re...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.