Bulog Salurkan Bantuan Pangan ke Alor, 37.338 Keluarga Bakal Terima 30 Kg Beras
📅 Minggu, 09 Agu 2026, 00:40 WIB | Oleh: Tim PenulisJakarta - Perum Bulog menyalurkan bantuan pangan kepada 37.338 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai upaya pemerintah memastikan akses pangan merata hingga wilayah kepulauan.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan penyaluran tersebut merupakan wujud kehadiran negara dalam memastikan masyarakat di wilayah terpencil dan kepulauan tetap memperoleh akses pangan yang sama.
“Hari ini kami datang langsung ke Alor untuk memastikan bantuan pangan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat. Ini bukan hanya soal menyalurkan beras, tetapi memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Rizal dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (8/8).
Rizal mendampingi Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam penyaluran bantuan pangan di sejumlah wilayah Kabupaten Alor.
Bantuan tersebut merupakan alokasi untuk tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September, dengan setiap keluarga penerima memperoleh total 30 kilogram beras.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Bantuan yang disalurkan merupakan alokasi untuk tiga bulan, jadi nanti masing-masing keluarga akan mendapatkan 30 kilogram beras,” ujarnya.
Menurut Rizal, kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam distribusi pangan. Karena itu, diperlukan sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bulog, dan pemangku kepentingan lainnya agar bantuan dapat menjangkau masyarakat hingga daerah dengan akses geografis yang sulit.
“Bagi Bulog tidak ada wilayah yang terlalu jauh untuk dilayani. Alor adalah bagian dari Indonesia, dan masyarakatnya memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian serta akses pangan,” tegasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penyaluran bantuan antara lain dilakukan di Desa Fuisama kepada 66 PBP, Desa Probur 513 PBP, dan Desa Lembur Barat sebanyak 222 PBP.
Sementara itu, Amran mengatakan penyaluran bantuan pangan merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kita ingin memastikan negara hadir bukan hanya melalui kebijakan, tetapi melalui aksi nyata,” kata Amran.
Ia menegaskan bantuan pangan harus disalurkan secara tepat sasaran dan tepat waktu, termasuk kepada masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan seperti Alor.
“Tidak boleh ada masyarakat yang merasa jauh dari perhatian pemerintah hanya karena berada di wilayah kepulauan atau pelosok,” ujarnya.
Amran memastikan pemerintah bersama Bulog akan terus memperkuat distribusi pangan agar kebutuhan masyarakat di seluruh Indonesia dapat terpenuhi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!