Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bank Jakarta Jadikan Filosofi Sepak Bola Shin Tae-yong Landasan untuk Kolaborasi Raih Juara dengan Persija

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 22:54 WIB | Oleh:
Bank Jakarta Jadikan Filosofi Sepak Bola Shin Tae-yong Landasan untuk Kolaborasi Raih Juara dengan Persija Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat menghadiri Bank Jakarta x Persija Collaboration Kick Off sekaligus peluncuran situs baru Bank Jakarta di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (9/8).

JAKARTA - Filosofi permainan cepat, agresif, dan mengutamakan kerja sama tim yang diterapkan pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong (STY), dinilai sejalan dengan semangat transformasi yang tengah dijalankan Bank Jakarta.

Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo mengatakan Persija dan Bank Jakarta memiliki kesamaan identitas karena sama-sama membawa nama Jakarta.

"Persija membawa nama Jakarta di dada. Bank Jakarta membawa nama Jakarta dalam identitas kami. Kita lahir dan tumbuh bersama di kota yang sama dan membawa satu nama, yaitu Jakarta," kata Agus dalam sambutannya pada acara Bank Jakarta x Persija Collaboration Kick Off di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (9/8).

Menurut Agus, Persija menjadi representasi Jakarta di lapangan hijau, sedangkan Bank Jakarta hadir melalui layanan perbankan bagi masyarakat Jakarta.

Lalu, kolaborasi dengan Persija bukan sekadar kerja sama sponsorship. Kemitraan tersebut diarahkan untuk menyatukan ekosistem perbankan, sepak bola, komunitas dan masyarakat Jakarta.

Kolaborasi tersebut, kata Agus, tidak akan berhenti pada pemasangan logo Bank Jakarta di jersey Persija.

Ke depan, kerja sama akan dikembangkan melalui berbagai program dan pengalaman yang dapat dirasakan langsung keluarga besar Persija maupun The Jakmania.

"Kami ingin mempertemukan dua ekosistem besar Jakarta, yaitu Persija dengan sepak bola komunitas dan passion yang luar biasa, serta Bank Jakarta dengan layanan keuangan, teknologi, dan ekosistem kota yang kami layani," jelas Agus.

Agus menyebut pola kemitraan tersebut juga sebagai perubahan dari sponsorship menuju partnership. Bank Jakarta juga ingin mengubah kehadiran merek menjadi pengalaman yang dirasakan masyarakat.

Kolaborasi ini dinilai semakin relevan karena Persija memasuki musim baru dengan wajah baru.

Selain mendatangkan sejumlah pemain anyar, klub dengan sebutan Macan Kemayoran yang kini di bawah asuhan Shin Tae-yong diharapkan mampu menghadirkan karakter permainan agresif dan kompetitif.

"Kami tertarik dengan filosofi Coach Shin, yaitu bermain cepat, menyerang, memiliki mobilitas tinggi dan bergerak sebagai satu tim. Itu juga yang sedang kami lakukan di Bank Jakarta. Kami ingin lebih cepat, lebih agile, lebih berani menangkap peluang dan yang terpenting seluruh organisasi bergerak sebagai satu tim," ucap Agus.

Dalam kesempatan yang sama, Bank Jakarta memperkenalkan wajah digital barunya melalui laman resmi bankjakarta.co.id.

"Selama bertahun-tahun masyarakat mengenal kami melalui bankdki.co.id. Sekarang bukan hanya domainnya yang berubah. Kami ingin digital experience Bank Jakarta juga mencerminkan bank yang sedang kami bangun, lebih fresh, lebih modern, lebih intuitif dan lebih customer centric," jelas Agus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
BMKG Prakirakan Cuaca DKI J...
Daerah
Jangan Panik! Khofifah Mint...
Advertisement
'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.