Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pesan Kuat dari Nagasaki: Manusia Tidak Bisa Hidup Bersama Senjata Nuklir

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 20:22 WIB | Oleh:
Pesan Kuat dari Nagasaki: Manusia Tidak Bisa Hidup Bersama Senjata Nuklir Doc: AFP/PHILIP FONG

TOKYO - Kota Nagasaki di Jepang, Minggu (9/8), memperingati 81 tahun serangan bom atom oleh Amerika Serikat pada Perang Dunia II di tengah perdebatan sengit tentang deterensi nuklir yang menegaskan kembali pentingnya seruan penolakan terhadap senjata nuklir.

Dalam upacara peringatan serangan yang terjadi pada 9 Agustus 1945 tersebut, Wali Kota Nagasaki Shiro Suzuki akan mendesak para pemimpin dunia agar berjuang mewujudkan pelucutan senjata nuklir.

Ia menekankan bahwa umat manusia tidak dapat hidup berdampingan dengan senjata nuklir.

Nagasaki mengheningkan cipta pada pukul 11.02 siang waktu setempat, bertepatan dengan waktu bom atom "Fat Man" dijatuhkan pesawat pengebom AS dan meledak di langit Nagasaki.

Serangan tersebut terjadi tiga hari setelah bom nuklir pertama dijatuhkan di Hiroshima. Dengan demikian, Nagasaki menjadi kota kedua dan terakhir yang pernah menjadi korban serangan bom nuklir.

Perdana Menteri Sanae Takaichi menyampaikan sambutan dalam upacara peringatan, sementara pernyataan dari Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga dibacakan.

Adapun PM Takaichi, dalam upacara peringatan bom nuklir di Hiroshima, Kamis (6/8), menegaskan bahwa pemerintahannya "menjunjung tinggi" tiga prinsip non-nuklir agar tidak memproduksi, memiliki, atau mengizinkan senjata nuklir, meski muncul seruan agar Jepang mempertimbangkan kembali prinsip tersebut.

Sementara pada Mei lalu, konferensi peninjauan Traktat Non-proliferasi Nuklir (NPT), yang digelar lima tahun sekali, untuk ketiga kalinya gagal mencapai konsensus meski rapat berlangsung satu bulan penuh di New York.

Serangan nuklir terhadap Nagasaki diyakini menewaskan 74.000 orang hingga akhir 1945 dan menimbulkan dampak kesehatan permanen bagi banyak korban lainnya.

Jepang menyerah kepada Sekutu pada 15 Agustus 1945, sehingga mengakhiri Perang Dunia II.

Korban selamat bom atom atau "hibakusha", berikut para pendukung mereka, saat ini berpacu dengan waktu untuk meneruskan memori dua serangan bom atom tersebut, mengingat rata-rata usia korban yang diakui pemerintah saat ini mencapai 86 tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
Megapolitan
Dinkes Depok Imbau Warga Li...
Daerah
Urai Kepadatan Ketapang, AS...

Pemkot Bogor Kembali Buka CFD

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bogor Kembali Buka CFD
Advertisement
Penutupan Sementara Operasional Penerbangan di Bandara Soetta Diperpanjang hingga Pukul 13.30 WIB

Penutupan Sementara Operasional Penerbangan di Bandara Soetta Diperpanjang hingga Pukul 13.30 WIB

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.