Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Bantu Cari Korban Pascagempa Venezuela

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
AS Bantu Cari Korban Pascagempa Venezuela Doc: antara
Ket. Gempa Venezuela

Washington – Amerika Serikat (AS) mengerahkan satu unit logistik Korps Marinir ke Venezuela untuk mendukung operasi kemanusiaan pascagempa bumi dahsyat yang melanda negara tersebut, menurut pernyataan Komando Selatan AS (US Southcom), Rabu (1/7).

Dalam unggahan di platform X, US Southcom menyebut elemen tempur logistik Korps Marinir telah tiba di Venezuela dengan membawa truk angkut militer berukuran sedang, kendaraan off-road, serta fasilitas ambulans militer.

"Elemen Tempur Logistik (Korps Marinir) telah tiba di negara tersebut dengan membawa truk angkut militer berukuran sedang, kendaraan off-road, serta fasilitas ambulans militer," tulis US Southcom.

Komando tersebut menjelaskan, misi Korps Marinir AS difokuskan untuk memastikan kelancaran distribusi sumber daya, logistik, dan peralatan penting bagi operasi tanggap darurat di wilayah terdampak.

Sebelumnya, pada pekan lalu, US Southcom juga telah mengerahkan sedikitnya dua kapal serta pesawat angkut guna membantu penanganan dampak gempa besar di Venezuela.

Venezuela diguncang gempa bumi kembar berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 pada Rabu (24/6), berdasarkan data Badan Survei Geologi AS (USGS). Hingga kini, bencana tersebut telah menewaskan sedikitnya 1.943 orang dan melukai lebih dari 10.500 orang, menurut data terbaru pemerintah Venezuela.

Gempa juga menyebabkan ratusan bangunan tempat tinggal runtuh, merusak berbagai infrastruktur dan rumah sakit, serta sempat menghentikan operasional bandara utama negara tersebut.

Di sisi lain, Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (WFP) memperluas operasi kemanusiaannya dengan menargetkan bantuan pangan bagi hingga 500.000 orang di wilayah-wilayah yang paling terdampak.

"WFP telah memulai distribusi pangan di La Guaira, provinsi yang paling parah terdampak, dengan menyediakan paket bantuan berisi ransum pangan untuk satu bulan (sereal, kacang-kacangan, dan minyak sayur) bagi 1.200 orang sejauh ini, serta mendirikan pusat-pusat penyaluran pangan sementara di wilayah tersebut," kata WFP dalam pernyataannya, Selasa (30/6).

Seiring semakin jelasnya skala bencana, WFP juga memperluas operasi ke sejumlah wilayah lain di Venezuela. Tim lembaga tersebut diterjunkan untuk melakukan asesmen lapangan guna menentukan kebutuhan bantuan pangan tambahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.