Jerman Kritik Trump soal Anggota NATO Harus Tingkatkan Pembayaran
📅 Rabu, 14 Feb 2024, 00:54 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: ISTIMEWA
BERLIN - Kanselir Jerman Olaf Scholz, pada Senin (12/2), mengkritik pernyataan mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, bahwa AS mungkin tidak melindungi sekutu Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau North Atlantic Treaty Organization (NATO) yang tidak mengeluarkan cukup dana untuk pertahanan dari potensi invasi Russia.
"Setiap upaya menisbikan jaminan bantuan NATO adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab dan berbahaya serta hanya menguntungkan Russia. Tidak seorang pun diperbolehkan bermain-main atau berurusan dengan keamanan Eropa," kata Scholz dalam konferensi pers gabungan di Berlin dengan PM Polandia, Donald Tusk.
"Janji NATO untuk memberikan perlindungan berlaku tanpa batasan. Semua untuk satu, Satu untuk semua," tegasnya, dengan mengacu pada isi Pasal 5 Piagam PBB.
Seperti dikutip dari Antara, pernyataan Trump disampaikan pada Sabtu (10/2), dalam sebuah konsolidasi politik di negara bagian South Carolina.
Trump, yang kemungkinan besar akan menjadi calon dari Partai Republik dalam pemilihan presiden AS tahun ini, mengatakan selama masa jabatannya, dia memperingatkan sekutu NATO bahwa dia akan mendorong Russia untuk melakukan apa pun yang mereka inginkan terhadap negara-negara yang menunggak belanja pertahanannya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jangan Dianggap Serius
Sembari menyoroti pernyataan Trump tentang NATO, Tusk mengatakan kita tidak perlu menganggap pernyataan apa pun terlalu serius, tetapi kita harus melakukan apa pun yang kita bisa untuk memastikan bahwa kerja sama transatlantik tetap menjadi landasan keamanan kita.
"Tidak ada alternatif yang baik untuk kerja sama yang erat dan baik di bidang ini antara negara-negara anggota NATO Eropa dan AS," tambah Tusk.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selama masa jabatannya sebagai presiden AS, hubungan Trump dengan NATO diketahui menghadapi banyak tantangan, di mana Trump dilaporkan berusaha secara samar agar AS dapat meninggalkan aliansi yang sudah lama ada tersebut.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, dan Presiden Dewan Eropa, Charles Michel, pada Minggu, menanggapi pernyataan mantan Presiden AS Donald Trump bahwa dia tidak akan mengintervensi serangan Russia terhadap sekutu yang tidak memenuhi kewajiban keuangan kepada NATO.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!