Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Unicef Papua Gelar Workshop Penguatan Layanan Gizi di Sekolah Jayapura

📅 Rabu, 08 Jul 2026, 01:20 WIB | Oleh:
Unicef Papua Gelar Workshop Penguatan Layanan Gizi di Sekolah Jayapura Doc: ANTARA/Ardiles Leloltery
Ket. Suasana kegiatan workshop dan pelatihan penguatan layanan gizi di sekolah champion Kabupaten dan Kota Jayapura yang digelar Unicef Papua, di Kota Jayapura, Selasa (7/7).

JAYAPURA - Unicef Tanah Papua menggelar lokakarya dan pelatihan penguatan layanan gizi serta kesehatan di sejumlah sekolah percontohan (champion) di Kabupaten dan Kota Jayapura, Papua, Selasa (7/7).

"Kegiatan ini juga untuk memastikan ketrampilan dan pemahaman dari para guru di satuan pendidikan guna melaksanakan bagaimana layanan gizi itu, dan ini juga termasuk dengan program prioritas nasional yaitu cek kesehatan gratis bisa dilakukan pada tahun ajaran baru," kata Nutriniton Officer Unicef Tanah Papua Dwi Kristanto, di Jayapura, Selasa.

Menurut Dwi, kegiatan yang didukung oleh CIDCA (China International Development Cooperation Agency) tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang telah dilakukan mulai dari implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan juga edukasi gizi, guna memastikan layanan kesehatan maupun layanan gizi bisa terlaksana dengan baik di lingkungan sekolah.

"Kami ingin baik sekolah maupun madrasah mewujudkan sekolah maupun madrasah memahami layanan gizi, sehingga ke depan dapat terwujud sekolah sehat," ujarnya.

Dia menjelaskan hingga kini masih terdapat ketidaksinkronan antara sekolah dan puskesmas terkait layanan kesehatan dan gizi sehingga hal ini perlu dipadukan agar layanan kesehatan dan m gizi berjalan optimal.

"Selama ini masih berjalan sektoral baik itu kesehatan maupun pendidikan, sehingga dengan adanya kegiatan ini guru bisa sadar bahwa selain kegiatan belajar mengajar dan MBG, penting juga layanan gizi dan kesehatan harus ada di sekolah," katanya lagi.

Guru SD Negeri Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura Melinda Latupono mengatakan pemahaman tentang layanan kesehatan dan gizi sangat penting untuk dipahami sehingga dapat mengontrol kondisi anak selama berada di lingkungan sekolah.

"Karena selain proses pembelajaran, kualitas gizi anak juga harus diperhatikan dan makanan juga dapat mempengaruhi perkembangan anak sehingga memang ini juga menjadi tanggung jawab kami (para guru) selain orang tua siswa," katanya pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
DPR Minta Ekspor Listrik Ta...
Luar Negeri
Populasi Menyusut Justru Do...

Pelayanan Publik Kota Amboon Terus Ditingkatkan

11 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelayanan Publik Kota Amboo...

Pekerja Migran Diimbau Manfaatkan KUR

21 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Pekerja Migran Diimbau Manf...
Olahraga
Piala Dunia, Argentina Lolo...

Perempuan Jadi Motor Ekonomi Kreatif

31 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Perempuan Jadi Motor Ekonom...
Piala Dunia, Argentina Lolos dari Lubang Jarum, Tunjukkan Mental Juara

Piala Dunia, Argentina Lolos dari Lubang Jarum, Tunjukkan Mental Juara

08 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.