Apa yang Terjadi pada Masa Depan X-Men di Bawah Marvel?
📅 Kamis, 13 Agu 2026, 00:38 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SKemunculan Jean Grey yang diperankan Sadie Sink dalam Spider-Man: Brand New Day bukan sekadar kejutan bagi penggemar Marvel. Karakter tersebut menjadi salah satu sinyal paling jelas bahwa Marvel Studios tengah menyiapkan babak baru bagi X-Men di Marvel Cinematic Universe (MCU).
Setelah bertahun-tahun berada di bawah Fox, para mutan kini sepenuhnya berada dalam ekosistem Marvel setelah Disney mengakuisisi 21st Century Fox pada 2019. Namun, membawa X-Men ke MCU bukan perkara sederhana.
Waralaba tersebut sudah memiliki sejarah panjang, puluhan karakter, berbagai versi timeline, serta sejumlah film yang saling berkelindan. Marvel kini harus menentukan satu hal penting: apakah akan melanjutkan warisan film lama atau memulai semuanya dari awal?
Kemunculan Jean Grey di Brand New Day semakin memperkuat dugaan bahwa pilihan kedua yang akan diambil.
Film Spider-Man: Brand New Day, produksi bersama Marvel Studios dan Sony, menjadi salah satu titik penting dalam rencana tersebut. Karakter Jean Grey yang memiliki kemampuan telepati kuat diperkenalkan dalam film, sekaligus membuka jalan bagi kehadiran lebih banyak mutan di masa depan MCU.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jika rencana Marvel berjalan sesuai perkiraan, film X-Men generasi baru akan hadir pada Mei 2028 dengan Jake Schreier, sutradara Thunderbolts, berada di kursi sutradara.
Marvel Studios sejauh ini baru mengonfirmasi Sadie Sink. Namun, sejumlah laporan industri mulai mengarah pada susunan pemeran baru.
Samara Weaving dilaporkan menjadi kandidat untuk memerankan Emma Frost, sementara Kit Connor disebut sebagai pilihan utama untuk Cyclops. Marvel sendiri belum mengonfirmasi kedua laporan tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pengumuman lebih lengkap diperkirakan menjadi salah satu perhatian utama dalam agenda D23 Disney.
Generasi Baru yang Lebih Muda
Jika kabar casting tersebut benar, Marvel tampaknya memilih pendekatan berbeda dibandingkan film X-Men sebelumnya.
Versi baru ini kemungkinan akan menampilkan para mutan dalam usia yang lebih muda. Mereka bukan kelompok superhero mapan yang sudah bertahun-tahun berpengalaman, melainkan karakter yang masih menemukan identitas, kekuatan, dan posisi mereka di dunia.
Pendekatan tersebut sebenarnya bukan sesuatu yang sepenuhnya baru bagi waralaba X-Men.
Fox pernah mencoba memperkenalkan generasi muda melalui X-Men: First Class, X-Men: Apocalypse, dan Dark Phoenix. Namun, eksperimen tersebut akhirnya tidak mampu menghasilkan kesinambungan cerita yang kuat dan Dark Phoenix justru menjadi salah satu titik terendah waralaba tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!