Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Tomohon Larang Pendakian Gunung Lokon Guna Cegah Karhutla

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 16:32 WIB | Oleh:
Pemkot Tomohon Larang Pendakian Gunung Lokon Guna Cegah Karhutla Doc: ANTARA/Karel A Polakitan
Ket. Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

MANADO -- Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut), melarang masyarakat melakukan aktivitas pendakian Gunung Lokon dan sekitarnya untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Menyampaikan kepada masyarakat terkait larangan aktivitas pendakian Gunung Lokon dan sekitarnya sesuai rekomendasi dari Pusat Vulkanologi Mitigasi bencana Geologi (PVMBG) dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tomohon Edwin Roring dalam surat imbauan dampak musim kemarau di Tomohon, Kamis.

Larangan aktivitas pendakian kawasan Gunung Lokon dan sekitarnya untuk mengantisipasi karhutla dan demi keselamatan warga yang melakukan aktivitas pendakian.

Imbauan lainnya mengantisipasi dampak musim kemarau di wilayah tersebut yaitu masyarakat tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar, khususnya pada area perkebunan.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran di pekarangan rumah atau lahan kosong dalam bentuk apapun.

Selanjutnya, masyarakat diingatkan agar memastikan seluruh peralatan listrik dalam kondisi aman, tidak tetap terhubung dengan aliran listrik saat ditinggalkan, serta melakukan penggantian terhadap instalasi atau komponen listrik yang sudah tidak layak pakai sesuai standar keselamatan.

Pemkot Tomohon mengajak masyarakat menggunakan air secara bijak dalam rangka mengantisipasi potensi kekeringan, serta segera melaporkan kepada petugas apabila ditemukan kebocoran pada jaringan atau pipa air.

Pihaknya mengharapkan jajaran terkait melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar dalam kondisi darurat segera menghubungi Call Center 112/110 (bebas pulsa) atau WA aduan 0821 5271 5474 yang aktif selama 1 x 24 jam.

Dalam surat imbauan tersebut juga menginstruksikan kepada perangkat kelurahan, linmas, serta koordinasi dengan Satpol PP/Damkar, BPBD, DLH, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan pengawasan dan pemantauan wilayah melalui patroli terpadu secara berkala.

Surat tersebut merujuk dari imbauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Sulut tentang antisipasi musim kemarau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Olahraga
Indonesia Raih Emas Pertama...
Megapolitan
Doa Bersama untuk Korban Ke...
Daerah
Pemulihan Psikososial Bantu...
Rona
Ketika Satu Obat Tidak Lagi...
Nasional
Rekor Tertinggi Indeks Keru...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.