Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka  

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 09:46 WIB | Oleh:
Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka    Doc: ist
Ket. Mengembalikan serangan

JAKARTA – Sekarang ini sejumlah pebulu tangkis asal Indonesia tengah diselidiki karena diduga menjual angka (match fixing).Kalau sampai terbukti, wah ini sungguh memalukan dan memprihatinkan. Pantas saja prestasi tak naik-naik.

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengirim aturan integritas untuk dipelajari atlet bulu tangkis Indonesia imbas dugaan pengaturan pertandingan atau match fixing. Informasi ini diungkap pebulu tangkis Indonesia, Amri Syahnawi.

"Ya selalu diperingatkan, terus juga terakhir berapa pekan lalu, dikirim aturan baru. Maksudnya dari BWF ke kami, buat dipelajari lagi, karena banyak banget dan memang harus kami teliti, harus hati-hati," kata Amri kepada pewarta di Jakarta, Rabu.

Saat ini BWF tengah melakukan penyelidikan terkait kasus pelanggaran integritas yang menyeret nama-nama atlet Indonesia yang diduga terlibat dalam match fixing. Imbas atas dugaan tersebut, BWF mengirimkan aturan integritas untuk dicermati ulang oleh atlet Indonesia.

Amri mengatakan materi tersebut diberikan dalam bentuk dokumen. Setelah itu, para pelatih akan memberikan arahan agar para atlet memahami lebih dalam soal regulasi yang ada.

"Iya itu dijelaskan kok, dijelaskan terus juga selalu diingatkan dari pelatih hari-hari juga, terus dikasih PDF gitu kan kita disuruh pelajari. Nanti ada arahan lagi dari pelatih diingatkan terus setiap hari, setiap datang sama pelatih," ungkap Amri.

Nita Violina Marwah mengungkapkan bahwa pelatih berperan sebagai perpanjangan tangan dari pengurus PBSI untuk mengingatkan soal aturan integritas.

"Jadi mungkin kami diingatkan dari pelatih, mungkin pengurus lewat pelatih, jadi pelatih ke atletnya gitu sih," tutur Nita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Mudah Ini, Bisa Temukan 2.000 Lowongan secara Online

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Mudah Ini, Bisa Temukan 2.0...
Megapolitan
Lagi-lagi Pada Hari Kamis P...
Daerah
Tingkatkan Riset dan Pemban...

Tramtib Wilayah, Tangerang Siaga Antisipasi Gangguan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tramtib Wilayah, Tangerang ...

Per Juli 2026, Arus Petikemas IPC TPK Tembus 2,17 Juta TEUs

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Per Juli 2026, Arus Petikem...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka   

Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka  

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Juli Jadi Bulan Terpanas Kedua Dunia
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.