Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Sejumlah Wilayah Indonesia Ditutup Awan hingga Awan Tebal di Akhir Pekan

📅 Minggu, 05 Jul 2026, 08:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Sejumlah Wilayah Indonesia Ditutup Awan hingga Awan Tebal di Akhir Pekan Doc: ANTARA
Ket. Prakirawan BBMKG Wilayah I Putri Hafiza saat memaparkan prakiraan cuaca Sumatera Utara untuk Minggu

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, cuaca pada Minggu didominasi cuaca berawan hingga berawan tebal di sejumlah wilayah serta hujan ringan di sejumlah wilayah lainnya

Prakirawan cuaca BMKG Rizky mengatakan dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Minggu (05/7), wilayah yang berpotensi ditutup awan hingga awan tebal yakni Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Semarang, Surabaya, Banjarmasin, Samarinda, Denpasar, Kupang, Makassar, Ternate, Ambon, Sorong, dan Manokwari.

"Kemudian potensi hujan ringan di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Serang, Jakarta, Bandung, Palangkaraya, dan Tanjung Selor," kata Rizky.

Dia juga menyoroti potensi hujan ringan di Mamuju, Gorontalo, Manado, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke.

Selain itu, potensi hujan disertai petir di Pontianak dan Palu.

Dia juga menyebutkan adanya potensi udara kabur di Bengkulu dan Yogyakarta.

Dia menambahkan Siklon Tropis Buffy diprediksi akan berada di Samudera Pasifik Utara Papua dengan arah gerak ke barat. Sistem tersebut menginduksi terbentuknya daerah konvergensi di Samudera Pasifik Utara Papua, Maluku Utara, serta di sekitar sistem tersebut.

Sirkulasi siklonik diprediksi terbentuk di Samudera Hindia Barat Sumatera Barat. Sirkulasi siklonik tersebut membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang dari perairan Barat Sumatera Barat hingga Samudera Hindia Barat Sumatera Barat, serta di sekitar daerah sirkulasi tersebut.

"Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah siklasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut," katanya.

Menurutnya, kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca cukup signifikan di beberapa wilayah di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Film Dokumenter Lisa Blackp...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.