Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Viral Tukang Cukur Soal Bendera, Bupati Bogor Angkat Bicara

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 00:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Viral Tukang Cukur Soal Bendera, Bupati Bogor Angkat Bicara Doc: Antara
Ket. Bupati Bogor Rudy Susmanto usai rapat paripurna di Gedung DPRD, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/8).

Kabupaten Bogor - Bupati Bogor Rudy Susmanto merespons polemik pemasangan bendera Merah Putih yang melibatkan seorang tukang cukur di Kecamatan Rancabungur dengan mengajak masyarakat memaknai kemerdekaan serta menjaga persatuan.

"Buat kami, hal yang penting adalah kita memaknai kemerdekaan hari ini bersama-sama," kata Rudy usai rapat paripurna DPRD Kabupaten Bogor di Cibinong, Rabu (12/8).

Pernyataan tersebut disampaikan Rudy saat ditanya wartawan mengenai seorang tukang cukur di Desa Bantarkambing, Kecamatan Rancabungur, yang viral di media sosial setelah ditegur karena belum memasang bendera Merah Putih.

Rudy tidak secara khusus mempersoalkan tindakan tukang cukur tersebut. Ia justru mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya memaknai pengibaran bendera Merah Putih sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.

Menurut dia, bendera Merah Putih yang dapat dikibarkan masyarakat saat ini tidak terlepas dari pengorbanan para pejuang dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

"Kita hanya bisa menyampaikan kepada semua pihak bahwa bendera yang berkibar hari ini, saya selalu menyampaikan, di situ ada jutaan tetesan keringat, ada tetesan darah, ada nyawa para pahlawan, para pejuang kita yang mendahului gugur," ujarnya.

Rudy menegaskan perjuangan bangsa Indonesia tidak berhenti setelah Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Para pejuang masih harus mempertahankan kemerdekaan pada tahun-tahun berikutnya.

Karena itu, ia mengajak masyarakat menjadikan momentum HUT Ke-81 Republik Indonesia untuk memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman.

Menurut Rudy, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten/kota memiliki tanggung jawab membangun bangsa bersama masyarakat.

"Kekuatan terbesar kita ada pada seluruh masyarakat yang kita miliki," katanya.

Ia menilai persatuan merupakan modal utama bangsa Indonesia dalam melanjutkan pembangunan. Perbedaan yang ada di tengah masyarakat, kata dia, tidak semestinya menjadi pemicu perpecahan.

"Kunci keberhasilan membangun bangsa hanya satu, kami selalu menyampaikan, benteng pertahanan terakhir bangsa kita adalah persatuan. Musuh utama bangsa kita adalah perpecahan," ujarnya.

Rudy pun mengajak seluruh elemen masyarakat merawat perbedaan dan menjaga kerukunan mulai dari lingkungan terkecil, seperti RT dan RW, hingga desa, kecamatan, kabupaten, dan provinsi.

"Mari bersatu padu membangun bangsa, merajut segala perbedaan, merajut kerukunan bersama-sama. Kekuatan bangsa kita cukup besar," kata Rudy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Megapolitan
Menakutkan, Sopir Jaklingko...
Megapolitan
Tol Kataraja Perkuat Koneks...
Megapolitan
Warga Perlu Diedukasi Hadap...
Luar Negeri
Trump Ancam Bombardier Kana...
Advertisement
Kapal Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Berangkat

Kapal Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Berangkat

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.