Ekonomi Prancis Ambyar, Gelombang Panas Picu Kerugian Fantastis 15 Miliar Euro
📅 Kamis, 13 Agu 2026, 16:34 WIB | Oleh: Deri HenriawanMOSKOW - Kerugian ekonomi Prancis akibat gelombang panas musim panas ini diperkirakan mencapai 10 hingga 15 miliar euro (sekitar Rp187 triliun hingga Rp280 triliun), demikian disampaikan Menteri Lingkungan Hidup Prancis Monique Barbut.
"Estimasi biaya langsung dan tidak langsung akibat gelombang panas musim panas ini berada di kisaran 10 hingga 15 miliar euro," kata Barbut dalam rapat darurat pada Rabu (12/8).
Barbut menambahkan bahwa kalkulasi pasti atas total kerugian ekonomi masih sulit dipastikan saat ini karena gelombang panas ekstrem masih terus berlangsung.
"Namun, nilainya dipastikan jauh lebih tinggi dibandingkan tahun 2022 karena durasi gelombang panas kali ini lebih panjang dan intensitasnya lebih kuat," ujar Barbut, seraya menguraikan bahwa nilai kerusakan pada 2022 lalu diperkirakan mencapai 5 hingga 6 miliar euro.
Benua Eropa saat ini tengah dilanda salah satu gelombang panas terburuk dalam beberapa tahun terakhir, dengan dampak terparah dirasakan oleh Spanyol, Portugal, Prancis, Italia, dan Yunani.
Sebaiknya Anda baca juga:
Presiden Prancis Emmanuel Macron sebelumnya pada Juli menyatakan bahwa negaranya menghadapi jumlah kebakaran hutan tertinggi pada musim panas ini sejak berakhirnya Perang Dunia II.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!