Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ganjar Berharap Apoteker Antisipasi Perkembangan Penyakit

📅 Jumat, 25 Agu 2023, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ganjar Berharap Apoteker Antisipasi Perkembangan Penyakit Doc: jatengprov.go.id

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, berharap para apoteker yang tergabung dalam Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) siap melakukan riset berkolaborasi untuk mengantisipasi perkembangan perubahan dunia yang luar biasa soal penyakit.

"Perkembangan medis sangat luar biasa, sehingga menjadi momentum buat apoteker untuk melakukan riset berkolaborasi untuk mengantisipasi perkembangan perubahan dunia yang luar biasa soal penyakit," kata Ganjar usai membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) 2023 Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) di Kabupaten Sukoharjo, Jateng, Kamis (24/8).

Pada Rakernas IAI dan PIT 2023 yang dihadiri sekitar 2.250 peserta dari seluruh Indonesia tersebut, Ganjar mengatakan apoteker menjadi penting untuk menyiapkan antisipasi. Ketika pandemi jangan sampai panik semua, karena tidak mempunyai obat, sehingga banjir impor obat itu.

"Antisipasi-antisipasi ini penting untuk dilakukan, melihat rencana, perkembangan dan menyiapkan kekuatan farmakologi dari dalam negeri, karena Indonesia kaya soal itu," kata Ganjar.

Sementara itu Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IAI, Noffendri Roestam, berharap peran apoteker untuk inovasi terkait pembuatan SDM farmasi semakin dalam dukungan dari pemerintah, karena salah satu keinginan pemerintah bisa memproduksi obat sendiri. Artinya, Indonesia fokus untuk ketahanan kefarmasian, sehingga jika ada ancaman pandemi lagi sudah jauh lebih siap.

"Tentu salah satu tulang punggungnya untuk ketahanan farmasi adalah apoteker. Betul apa yang dikatakan gubernur, salah satu tulang punggung kita obat-obat tradisional seperti jamu. Indonesia sudah bisa mengandalkan jamu sebagai salah satu komponen untuk ketahanan kefarmasian dan tidak harus tergabung obat-obat kimia. Indonesia kaya dengan obat alam menjadi poin strategis untuk ketahanan kefarmasian," kata Noffendri.

Menurut dia, tujuan dari kegiatan tersebut untuk mensinergikan, karena apoteker bukan hanya pelayanan saja, tapi mulai dari produksi obat dan pelayanan agar kefarmasian itu mengembangkan inovasi sesuai dengan tuntutan global kesehatan saat ini.

Noffendri mengatakan Undang Undang No 17 tahun 2023, memungkinkan munculnya organisasi profesi apoteker yang lain, maka IAI tidak akan menghalangi, tetapi harapannya akan saling mendukung dalam upaya kemajuan dunia kefarmasian dan profesi luhur apoteker. Namun, IAI masih menjadi tujuan utama para apoteker dalam beraktivitas dalam upaya memajukan profesi apoteker akan perannya memajukan kesehatan di Tanah Air. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Gunung Piramid Disisir untuk Mencari Dua Pendaki yang Hilang

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Gunung Piramid Disisir untu...

Turnamen Cincinnati Open akan Diwarnai Duet Dua Williams

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Turnamen Cincinnati Open ak...

Gelar Mubadala Milik Taylor Fritz

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelar Mubadala Milik Taylor...
Megapolitan
Obat Keras Daftar G Sebanya...

Harga Cabai Rawit Rp61.450/Kg, Telur Ayam Rp31.800/Kg

45 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp61.450/...

Harga Telur di Tingkat Pengecer di Kabupaten Lebak Turun

51 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Telur di Tingkat Peng...

55 Kecamatan di Banten Krisis Air, Polda Kirim Bantuan

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...

4 Tempat Usaha Don Ritto Mulai Disisir Petugas Kejagung

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...
Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

04 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.