Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sudin Parekraf Jaksel Genjot Kualitas 319 UMKM Kreatif lewat Pelatihan Terpadu

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 17:55 WIB | Oleh:
Sudin Parekraf Jaksel Genjot Kualitas 319 UMKM Kreatif lewat Pelatihan Terpadu Doc: ANTARA/Erlangga Bregas Prakoso
Ket. Seorang pekerja menunjukkan produk dodol Betawi di Pondok Dodol Sari Rasa Ibu Yuyun, Pasar Mingqu, Jakarta Selatan.

JAKARTA - Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Jakarta Selatan (Jaksel) saat ini membina 319 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui program Jakpreneur guna memperkuat daya saing sektor ekonomi kreatif.

"Saat ini, Jakpreneur binaan Sudin Parekraf Jakarta Selatan sebanyak 319 pelaku usaha," kata Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Selatan Jonie Paulus Rumimper saat dihubungi di Jakarta, Kamis (11/6).

Dia mengatakan pembinaan itu dilakukan melalui berbagai pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas usaha di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Dia menjelaskan program pelatihan itu ditujukan bagi pelaku UMKM yang bergerak dalam bidang subsektor ekonomi kreatif dan telah terdaftar dalam program Jakpreneur.

"Materi yang diberikan meliputi pemasaran, pengemasan produk, penguatan merek (branding), hingga strategi pengembangan usaha," ujar Jonie.

Menurut dia, peningkatan kapasitas pelaku usaha penting dilakukan agar produk ekonomi kreatif lokal mampu bersaing di era digital dan globalisasi.

"Tujuan program ini untuk meningkatkan kualitas pelaku usaha agar dapat bersaing di era globalisasi," tutur Jonie.

Berdasarkan hasil pembinaan yang dilakukan, produk kuliner masih menjadi subsektor yang paling diminati masyarakat dan memiliki permintaan pasar yang tinggi.

Selain kuliner, produk fesyen juga menjadi salah satu subsektor ekonomi kreatif yang berkembang di Jakarta Selatan.

"Untuk produk kuliner, makanan khas Betawi menjadi salah satu komoditas unggulan yang terus didorong pengembangannya, disamping beragam kuliner nusantara lainnya," ucap Jonie.

Sementara itu, terkait akses permodalan bagi pelaku usaha, Jonie mengatakan fasilitasi tersebut merupakan kewenangan perangkat daerah terkait di tingkat provinsi.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Sudin Parekraf Jakarta Selatan berharap pelaku UMKM dapat memperluas pasar, meningkatkan kualitas produk, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Pada 2026, Sudin Parekraf Jakarta Selatan menargetkan masing-masing 300 peserta untuk mengikuti pelatihan usaha ekonomi kreatif. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Meksiko Pilih Tak Balas Tarif Baru Trump

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Meksiko Pilih Tak Balas Tar...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...
  • Piala Dunia 2026: Kapten Timnas Spanyol Rodri Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik
    Preview komentar:
Penyelamat Wajah Indonesia! Fajar/Fikri Sabet Gelar Juara China Open 2026 Lewat Drama Rubber Game

Penyelamat Wajah Indonesia! Fajar/Fikri Sabet Gelar Juara China Open 2026 Lewat Drama Rubber Game

26 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.