Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Opella Tingkatkan Kompetensi Apoteker Melalui PharmAcademy

📅 Minggu, 25 Mei 2025, 17:45 WIB | Oleh:
 Opella Tingkatkan Kompetensi Apoteker Melalui PharmAcademy Doc: Opella
Ket. Country Head Opella Healthcare Indonesia, Midha Mulyaningrum berbicara di hadapan 1200 apoteker pada acara Indonesian Pharmacy Expo and Conference 2025, di Jakarta pada hari Sabtu (24/5).

JAKARTA - Opella Healthcare Indonesia, perusahaan bersertifikasi B Corp, memperkuat komitmennya dalam memajukan literasi kesehatan masyarakat dan akses perawatan diri (self-care) di Indonesia. Bersama SwipeRx, platform komunitas farmasi terbesar di Asia Tenggara, Opella menghadirkan PharmAcademy.

Platform PharmAcademy tersebut bertujuan untuk mengedukasi digital yang sejak 2023 telah menjangkau 9.000 apoteker di seluruh Indonesia, meningkat tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Melalui tenaga kefarmasian dapat mengakses modul pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan kompetensi, sekaligus memperoleh poin Pengembangan Profesional Berkelanjutan (CPD) guna mendukung pengembangan karir mereka.

PharmAcademy hadir sebagai solusi inovatif untuk memperkuat kompetensi apoteker di tengah tantangan terbatasnya akses tenaga medis di Indonesia. Rasio dokter per 1.000 penduduk di Indonesia saat ini sekitar 0,72 masih jauh di bawah standar WHO yaitu 1 dokter per 1.000 penduduk. 

Di sisi lain, data Badan Pusat Statistik (BPS)pada 2023 menunjukkan bahwa 80 % masyarakat Indonesia melakukan pengobatan mandiri (swamedikasi). Ini mencerminkan kecenderungan masyarakat untuk terlebih dahulu mencari solusi kesehatan yang mudah dijangkau, salah satunya melalui apotek.

“Apoteker memiliki peran strategis dalam sistem kesehatan, terutama di tengah terbatasnya akses terhadap dokter. Melalui PharmAcademy, kami ingin memastikan setiap apoteker mendapatkan akses pembelajaran yang kredibel, berbasis sains, dan mudah dijangkau agar mereka dapat menjadi konsultan kesehatan yang terpercaya sekaligus penggerak utama dalam mendorong praktik perawatan kesehatan mandiri (self-care) di masyarakat,” ujar Country Head Opella Healthcare Indonesia, Midha Mulyaningrum dalam keterangannya pada hari Sabtu (25/5).

“Inisiatif ini sejalan dengan misi global kami untuk memberikan akses kepada 100 juta masyarakat Indonesia terhadap solusi self-care yang terjangkau dan berkelanjutan pada 2029,” paparnya.

Melalui pendekatan berbasis teknologi dan pembelajaran fleksibel, PharmAcademy membuka akses belajar bagi tenaga kefarmasian lintas wilayah. Sejak diluncurkan, platform tersebut telah menjangkau lebih dari 9.000 apoteker di seluruh Indonesia.

Platform ini menawarkan pelatihan CPD (Continuing Professional Development) dengan topik mulai dari manajemen penyakit kronis, terapi obat, hingga komunikasi dalam konseling pasien. Selama 2024, tercatat lebih dari 5.000 sertifikat CPD telah diterbitkan melalui lima modul pelatihan utama.

Memahami dinamika kerja tenaga kefarmasian, PharmAcademy juga memperkenalkan pendekatan mikro-edukasi melalui interactive trivia dan sesi Meet Your DOL (Doctor of Learning) konten edukatif ringan namun berdampak tinggi.

Hingga bulan April 2025, inisiatif ini telah menjangkau lebih dari 7.000 tenaga kefarmasian di berbagai wilayah Indonesia. Pencapaian ini tak lepas dari kolaborasi strategis bersama SwipeRx, platform komunitas farmasi terbesar di Asia Tenggara.

CEO SwipeRx Farouk Meralli, menyampaikan, kolaborasi pihaknya dengan Opella merupakan wujud nyata dari komitmen SwipeRx dalam memberdayakan apoteker sebagai garda terdepan layanan kesehatan. Sebagai platform komunitas farmasi terbesar di Asia Tenggara, perusahaan ini menyediakan ekosistem pendidikan digital dan teknologi yang memungkinkan PharmAcademy memperluas akses pembelajaran dan membangun kepercayaan di kalangan apoteker.

“Kami bangga menjadi mitra utama Opella dalam mendukung apoteker untuk menjadi partner self-care yang tepercaya bagi masyarakat,” ucapnya.

Pada 2025 ini, Opella memperkenalkan penyegaran identitas visual PharmAcademy di bawah payung Opella HealthHub, yang melambangkan pertumbuhan tanpa batas dan semangat kolaboratif dalam mewujudkan misi perusahaan: Health in Your Hands.

“Ke depan, Opella akan memperluas kemitraan digital, meluncurkan lebih banyak modul pelatihan, serta menggandeng KOL apoteker untuk memperkaya konten manajemen penyakit yang lebih berdampak,” papar Mulyaningrum.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.