Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Industri Kuliner Topang Geliat Ekonomi Kreatif

📅 Kamis, 05 Sep 2019, 01:00 WIB | Oleh:
Industri Kuliner Topang Geliat Ekonomi Kreatif Doc: ISTIMEWA

YOGYAKARTA - Industri kuliner di Indonesia terus berkembang bahkan menjadi kontributor terbesar sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pada tahun 2017 lalu. "Sub Sektor Kuliner telah menjadi kontributor terbesar atau utama terhadap PDB ekonomi kreatif Indonesia yaitu sebesar 41% atau sebesar 410 triliun rupiah," kata Direktur Riset dan Pengembangan Bekraf, Wawan Rusiawan, saat membuka Seminar Keunggulan Kuliner Indonesia, Rabu (4/9) di Fakultas Teknologi Pertanisan (FTP) UGM.

Dia menyebutkan bahwa pertumbuhan industri kuliner di Indonesia cukup stabil dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan sektor ini menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar hingga 8,8 juta orang dan sampai sekarang terdapat 5,5 juta pelaku industri kuliner."Pertumbuhan sektor kuliner relatif stabil dan kita dorong agar terus bertumbuh. Perlu inovasi baru untuk meningkatan pertumbuhan sektor kuliner ini,"terangnya.

Salah satunya dengan menggandeng perguruan tinggi, termasuk UGM untuk membangun roadmap dalam mengembangkan subsektor kuliner ini. Karenanya melalui seminar kali ini diharapkan diperoleh masukan-masukan dalam mendorong perkembangan industri kuliner tanah air.

Seminar Keunggulan Kuliner Indonesia bertajuk "Mengungkap Kuliner Sehat Berbasis Biodiversity Indonesia"diselenggarakan oleh FTP UGM dan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UGM bekerjasama dengan Bekraf berlangsung selama dua hari, 4-5 September 2019 di Auditorium Kamarinjani Soenjoto Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM.

Kegiatan tersebut diisi dengan seminar yang menghadirkan pembicara ahli dari kalangan sejarawan, jurnalis, pengusaham, dan akademisi. Dalam seminar juga akan disampaikan tentang tata cara makan dan minum sebagau pengantar dalam menikmati hidangan yang dapat membangun emosi selama menikmati makanan oleh Murdijati Gardjito bersama Paguyuban Bangsawan Yogyakarta.

Pasar Potensial

Rektor UGM, Panut Mulyono, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Direktur Pengabdian kepada Masyarakat UGM Irfan Prijambada, mengatakan industri kuliner di Indonesia memiliki potensi yang cukup besar untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat. Ditambah dengan kekayaan biodiversitas yang tinggi sangat berpotensi untuk mendukung peningkatan ekonomi kreatif sektor kuliner.

"Hal ini bisa dicapai jika semua pihak bersinergi, baik pelaku industri, pemerintah, dan akademisi agar industri kuliner bisa berkembang," tuturnya saat membuka acara, Rabu (4/9) di FTP UGM. YK/E-12

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Gempa Letusan Masih Mendomi...
Megapolitan
Unjuk Rasa di Jakarta Pusat...
Nasional
Pertamina Gerak Cepat Tanga...
Megapolitan
Baznas Kota Tangerang Bantu...
Megapolitan
Kamis, Gerai Samsat Kelilin...
Nasional
Kemnaker Perluas Sasaran Ma...
Nasional
BMKG: Bibit Siklon 92W Picu...
Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.