Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kanada Tembak AS Lewat Tarif Balasan, Perang Dagang Resmi Pecah

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 16:15 WIB | Oleh:
Kanada Tembak AS Lewat Tarif Balasan, Perang Dagang Resmi Pecah Doc: Unsplash/John McArthur

ISTANBUL - Perang dagang antara Kanada dan Amerika Serikat (AS) mengalami eskalasi usai pemerintah Kanada secara resmi menetapkan tarif balasan terhadap produk-produk AS senilai 27,6 miliar dollar Kanada (Rp352,2 triliun).

Langkah balasan yang diberlakukan pada Selasa (8/9) pukul 00:01 waktu setempat (11:01 WIB) tersebut adalah sama "dolar per dolar" dengan tarif pada Pasal 338 (Section 338) UU Tarif 1930 AS.

Ottawa menetapkan tarif sebesar 15, 25, hingga 50 persen pada impor produk asal AS yang mencakup komoditas kunci dari industri baja, susu, peralatan, peralatan pertanian, bubur kertas dan kertas, serta elektronika.

Kanada menegaskan bahwa tarif balasan tersebut hanya berlaku bagi produk-produk yang berasal dari AS dan tidak akan dikenakan pada produk yang ada di titik transit pada hari tarif balasan diberlakukan.

Eskalasi tersebut terjadi menyusul gagalnya dialog bilateral pada akhir Agustus yang membuat Presiden AS Donald Trump menetapkan tarif sebesar 50 persen untuk produk yang diimpor dari Kanada.

Langkah AS tersebut menargetkan produk baja, aluminium, kayu, dan komponen otomotif sesuai Pasal 338 pada UU Tarif yang memberi wewenang kepada Presiden AS untuk menetapkan balasan atas hambatan perdagangan.

Perselisihan dagang antara AS dan Kanada semakin meruncing di bawah pemerintahan Trump yang telah menetapkan serangkaian tarif impor dan langkah dagang balasan.

Trump berulang kali mengritik adanya selisih perdagangan antara AS dan Kanada dan menyebutnya sebagai alasan utama untuk menetapkan tarif terhadap negara tetangganya itu. Dia juga berkali-kali menuduh Ottawa "menipu" AS. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Calon Pekerja Migran Bali B...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.