Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

30 Dokter Puskesmas Gorontalo Dilatih ANC dan USG Dasar

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 16:07 WIB | Oleh:
30 Dokter Puskesmas Gorontalo Dilatih ANC dan USG Dasar Doc: ANTARA/HO-Dinkes Goront
Ket. Sebanyak 30 orang dokter puskesmas di Provinsi Gorontalo, dilatih tentang pelayanan Antenatal Care (ANC) dan penggunaan USG dasar obstetri terbatas. Pelatihan dihadiri langsung Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo Anang S Otoluwa di Kota Gorontalo, Senin (7/9).

GORONTALO -- Sebanyak 30 orang dokter puskesmas di Provinsi Gorontalo, dilatih tentang pelayanan Antenatal Care (ANC) dan penggunaan USG dasar obstetri terbatas.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo Anang S Otoluwa didampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Syafiin S Napu di Kota Gorontalo, Senin mengatakan pelatihan yang berlangsung selama enam hari tersebut, diikuti 30 dokter umum dari puskesmas se Gorontalo.

Kegiatan dilaksanakan melalui metode blended learning, yang memadukan pembelajaran teori dengan praktik klinis dan on the job training (OJT).

Anang mengatakan peningkatan kompetensi dokter puskesmas dalam pelayanan ANC dan penggunaan USG dasar, menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak tingkat primer.

“Pelatihan ini harus memberikan dampak nyata terhadap kualitas pelayanan di puskesmas. Kemampuan melakukan ANC yang berkualitas dan memanfaatkan USG dasar obstetri secara tepat, membantu tenaga kesehatan mengenali faktor risiko serta komplikasi kehamilan lebih dini,” kata Anang.

Menurutnya deteksi dini di fasilitas pelayanan kesehatan primer memiliki peran penting dalam mencegah keterlambatan penanganan maupun rujukan.

Pemeriksaan ANC yang berkualitas dengan dukungan USG, dapat membantu dokter menentukan usia kehamilan, mengonfirmasi letak janin, menilai pertumbuhan janin, serta mengenali penyulit obstetri lebih awal.

Anang juga mendorong para peserta menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan di wilayah kerja masing-masing.

“Saya berharap setelah kembali ke puskesmas, para peserta tidak berhenti pada capaian pelatihan, tetapi benar-benar mengimplementasikan kompetensi yang diperoleh. Kita ingin memperkuat fungsi skrining di tingkat pelayanan primer, sehingga rujukan dapat dilakukan secara tepat waktu dan pelayanan ibu dan bayi semakin berkualitas,” katanya.

Pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo memperluas cakupan dokter puskesmas, yang memiliki kompetensi penggunaan USG dasar obstetri terbatas.

Berdasarkan data Dinkes P2KB, dari 150 dokter yang bertugas di seluruh puskesmas di Provinsi Gorontalo, sebanyak 80 dokter telah mendapatkan pelatihan USG, dengan dukungan 94 unit perangkat USG yang tersebar di puskesmas.

Anang menyebut masih terdapat 70 dokter puskesmas yang belum mendapatkan pelatihan USG.

Oleh karena itu, pelatihan secara bertahap diarahkan untuk mendukung target cakupan 100 persen dokter puskesmas terlatih di Provinsi Gorontalo.

Sementara itu, evaluasi penyelenggaraan menunjukkan respon positif dari peserta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
Simulasi Pengamanan Pelaksa...
Ekonomi
QRIS Bukan Cuma Alat Bayar,...
Nasional
Rapat Pembahasan Temuan Omb...

Michael Olise Jadi Pahlawan! Prancis Tundukkan Belgia 1-0

47 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
Michael Olise Jadi Pahlawan...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.