Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Depok Siapkan 9 Hektare Lahan Pertanian di Tiga Kecamatan

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 16:45 WIB | Oleh:
Pemkot Depok Siapkan 9 Hektare Lahan Pertanian di Tiga Kecamatan Doc: antara foto
Ket. Lahan pertanian di Depok

DEPOK - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat, menyiapkan 9 hektare lahan untuk ditetapkan sebagai lahan pertanian pangan yang terletak di Kecamatan Cipayung, Bojongsari, dan Tapos.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pengelolaan Aset pada Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Kharisma Eka Putra, di Depok, Rabu (30/9).

Kharisma mengatakan, usulan tersebut merupakan bagian dari target lahan baku sawah (LBS) untuk mendukung Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Provinsi Jawa Barat (Jabar) atas arahan Kementerian Agraria dan Tata Ruang RI.

“Depok targetnya 13 hektare dari Jabar tapi yang diusulkan untuk ditetapkan hanya 9 hektare, dan yang sudah terverifikasi sekitar 7 hektare,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, proses penetapan lahan terus berjalan dan ditargetkan rampung akhir September melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota.

Langkah ini sekaligus mendukung pemenuhan target lahan pertanian sawah di Jawa Barat dan memastikan pemanfaatan lahan sesuai peruntukannya.

“Depok sudah on progress. Tinggal penetapan sesuai target Provinsi Jawa Barat pada akhir September,” ujarnya.

Sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Depok Jawa Barat juga mengajak warga untuk memanfaatkan lahan tidur di sekitar rumah sebagai upaya menjaga ketahanan pangan mandiri.

"Kami mengajak warga Kota Depok untuk mulai melakukan gerakan menanam sederhana di pekarangan," kata Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah.

Ia menekankan pentingnya menanam komoditas sederhana seperti cabai, bawang, tomat, dan terong untuk menjaga pasokan pangan di rumah.

Selain itu cara menanamnya pun cukup mudah, tidak perlu lahan yang luas.

“Semaksimal mungkin untuk ketahanan pangan kita,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Wamenkes Tegaskan Influenza A Tidak Berbahaya

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Wamenkes Tegaskan Influenza...

Janice Tjen Melaju ke Babak Kedua China Open 2026

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Melaju ke Babak...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.