Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bermodus Ban Kempes, Perampok Gasak Rp1,3 Miliar di Cikampek

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 15:53 WIB | Oleh:
Bermodus Ban Kempes, Perampok Gasak Rp1,3 Miliar di Cikampek Doc: ANTARA/HO-Polresta Karawang
Ket. Aparat kepolisian dari Satreskrim Polresta Karawang saat olah TKP aksi perampokan di jalan raya Dawuan, Cikampek, Selasa (29/9).

KARAWANG -- Polresta Karawang menyelidiki aksi perampokan yang menggasak uang tunai sekitar Rp1,3 miliar dari sebuah mobil yang ditumpangi warga negara asing (WNA) di wilayah Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

"Kami telah menerima laporan polisi mengenai kejadian itu, dan kini tengah proses penyelidikan," kata Kasatreskrim Polresta Karawang, Kompol Ali Jupri, di Karawang, Selasa.

Ia menyampaikan sesuai laporan yang diterima kepolisian, peristiwa perampokan itu terjadi di Jalan Raya Dawuan Kalihurip, Kecamatan Cikampek, Karawang pada Senin (28/9).

Peristiwa itu bermula saat sebuah mobil listrik yang ditumpangi tiga korban, dua orang di antaranya warga negara asing, melaju di jalan raya Dawuan, Cikampek.

Berdasarkan pengakuan korban, saat itu mereka baru mengambil uang tunai milik perusahaan senilai Rp1,9 miliar di salah satu bank swasta di wilayah Cikampek.

Uang tersebut disimpan di dalam dua tas yang masing-masing berisi Rp600 juta dan Rp1,3 miliar.

Di tengah perjalanan, tepatnya di Jalan Raya Dawuan, saat hendak masuk gerbang Tol Kalihurip, mobil korban dihampiri dua orang tak dikenal mengenakan sepeda motor.

"Saat itu pengendara sepeda motor itu menyampaikan kalau ban mobil bagian belakang yang ditumpangi korban itu kempes," katanya.

Kemudian mobil itu berhenti, dan ketiga korban turun mengecek ban bagian belakang mobil. Di saat itulah pelaku lain memecah kaca mobil bagian kanan dan mengambil tas berisi uang senilai Rp1,3 miliar.

"Dari keterangan korban, pelaku diduga sindikat yang terdiri atas empat orang atau lebih, dan telah membuntuti korban sejak dari bank," katanya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian dari Satreskrim Polresta Karawang masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut, yakni dengan melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
Harga Mobil BBM hingga List...
Luar Negeri
Kanada Yakin Badai Perang D...
Luar Negeri
Visa Ditolak AS, Presiden S...
Megapolitan
MUI Tangerang Raih Sertifik...

Mesir Pasang Badan Amankan Laut Merah

49 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Mesir Pasang Badan Amankan ...
Advertisement
Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000   

Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.