Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenekraf Dorong Kreativitas Seni Maluku Utara Ciptakan Nilai Tambah Ekraf Selain dari Komoditas Lokal

📅 Senin, 28 Sep 2026, 19:24 WIB | Oleh:
Kemenekraf Dorong Kreativitas Seni Maluku Utara Ciptakan Nilai Tambah Ekraf Selain dari Komoditas Lokal Doc: ANTARA/HO Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar (kiri), saat memberikan sambutan di Pelabuhan Perikanan Bastiong, Ternate, Maluku Utara, Kamis (24/9).

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong perluasan pasar komoditas unggulan Maluku Utara dari subsektor kuliner dan kriya berbasis potensi alam lokal seperti kelor dan kenari menjadi produk ekonomi kreatif (ekraf) bernilai tambah tinggi dengan sentuhan narasi atau storytelling melalui karya desain visual.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar mengatakan Maluku Utara memiliki prospek cerah dari komoditas unggulan untuk dikembangkan menjadi produk ekraf bernilai tambah tinggi melalui sentuhan desain kemasan (packaging) dan narasi produk yang kuat.

“Potensi Maluku Utara luar biasa besar. Di sini banyak daun kelor dan kenari yang di luar dikenal sebagai superfood dan sangat dicari. Yang perlu kita lakukan bersama adalah gotong royong dan berkolaborasi untuk meningkatkan packaging serta storytelling agar potensi ini dapat dikenal lebih luas, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga dunia,” kata Irene dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (28/9).

Ia juga mengatakan pemanfaatan kreativitas seni melalui kapal nelayan di Ternate untuk bisa semakin memperkuat identitas daerah sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi yang inklusif.

Selain itu, Kemenekraf juga mengajak komunitas seniman lokal Maluku Utara dan seniman Erika Richardo menghiasi kapal-kapal nelayan dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-27 Provinsi Maluku Utara.

Kapal yang biasanya hanya menjadi alat transportasi untuk pergi melaut dan menjadi bagian dari aktivitas nelayan, kini bisa menjadi sebuah papan cerita yang menceritakan kehidupan masyarakat Maluku Utara.

Dengan desain dan seni rupa yang mengilustrasikan ragam flora, rempah, hingga biota laut khas Maluku Utara, meningkatkan rasa ingin tahu masyarakat dan mendorong untuk mengeksplorasi kekayaan alam daerah tersebut.

Kemenekraf berkomitmen untuk terus mengawal pengembangan ekosistem ekonomi kreatif daerah melalui sinergi yang melibatkan pemerintah daerah, komunitas, pelaku usaha, akademisi, dan media, ujar Irene.

Penguatan kapasitas kreator daerah dan pengembangan identitas lokal menjadi pilar penting dalam meningkatkan daya saing ekraf Indonesia di pasar internasional.

Wamen Ekraf juga memastikan keberlanjutan pendampingan agar potensi seni rupa, pariwisata, dan produk lokal Maluku Utara terus berkembang secara eksponensial serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.