Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Telkom Hadirkan GoZero% Goes to Klangon, Tanam 200 Pohon dan Kelola Sampah

📅 Senin, 28 Sep 2026, 20:20 WIB | Oleh:
Telkom Hadirkan GoZero% Goes to Klangon, Tanam 200 Pohon dan Kelola Sampah Doc: Telkom
Ket. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui inisiatif keberlanjutan GoZero% kembali menggelar aksi lingkungan bersama masyarakat di Bukit Klangon, Desa Glagaharjo, Sleman, Yogyakarta. Kegiatan GoZero% Goes to Klangon yang berlangsung Jumat (25/9) tersebut menjadi bagian dari peringatan World Cleanup Day.

JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui inisiatif keberlanjutan GoZero% kembali menggelar aksi lingkungan bersama masyarakat di Bukit Klangon, Desa Glagaharjo, Sleman, Yogyakarta. Kegiatan GoZero% Goes to Klangon yang berlangsung Jumat (25/9) tersebut menjadi bagian dari peringatan World Cleanup Day sekaligus kelanjutan program GoZero% Goes to Yogyakarta yang telah digelar pada 2025.

Tahun ini, Telkom memperluas cakupan program dengan menggabungkan konservasi lingkungan, pengelolaan sampah, dan pengembangan kawasan GoZero% EcoCamp Klangon. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang agar fasilitas dan kebiasaan baik yang dibangun selama program dapat terus dikelola setelah kegiatan selesai.

SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom Ahmad Reza mengatakan GoZero% Goes to Klangon merupakan kelanjutan dari program yang dimulai pada 2025 dengan pendekatan yang lebih terintegrasi. Menurutnya, keberlanjutan perlu dibangun sebagai ekosistem yang dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.

"Kami ingin program keberlanjutan tidak berhenti pada satu aktivitas, tetapi berkembang menjadi ekosistem yang dapat memberikan dampak dalam jangka panjang. Jika pada 2025 fokusnya adalah penghijauan, tahun ini kami mengembangkan pendekatan tersebut dengan mengintegrasikan konservasi, pengelolaan sampah, pengembangan GoZero% EcoCamp Klangon, dan keterlibatan masyarakat," ujar Reza.

Dalam aspek konservasi, Telkom menjalankan GoZero% Plant & Grow Action dengan menanam 200 pohon di sekitar area camping. Jenis pohon yang ditanam terdiri dari jeruk keprok, kopi, dan sengon yang dipilih untuk mendukung penghijauan sekaligus menjaga kelestarian kawasan Klangon.

Penanaman pohon dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi musim dan tingkat keberhasilan tumbuh tanaman. Telkom juga menyiapkan pemeliharaan dan pengawasan agar pohon yang ditanam dapat berkembang secara optimal dalam jangka panjang.

Selain penghijauan, Telkom menghadirkan fasilitas tempat sampah terpilah untuk organik, anorganik, residu, dan B3 di kawasan tersebut. Fasilitas bank sampah juga disediakan dan dilengkapi edukasi serta pendampingan bagi masyarakat untuk mendorong kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya.

Pengelolaan sampah organik turut menjadi perhatian melalui program GoZero% Waste to Soil. Melalui program tersebut, Telkom bersama masyarakat membuat komposter sederhana untuk mengolah sampah organik menjadi kompos yang kemudian dapat dimanfaatkan kembali bagi tanaman di kawasan Klangon.

Titik kompos bersama tersebut diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas pengolahan sampah, tetapi juga ruang pembelajaran bagi masyarakat. Dengan begitu, pengelolaan sampah organik dapat terus dilakukan secara mandiri dan menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat sehari-hari.

Di sisi lain, Telkom mengembangkan GoZero% EcoCamp Klangon sebagai kawasan camping ground yang mengedepankan prinsip ramah lingkungan. Penerapan GoZero% Rules menjadi bagian dari pengelolaan kawasan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan pengunjung.

Sejumlah fasilitas pendukung juga dihadirkan, seperti welcome gate, photospot, serta signage edukasi mengenai kawasan camping ground dan pengelolaan sampah. Fasilitas tersebut sekaligus memperkuat identitas Klangon sebagai destinasi wisata yang mengedepankan prinsip ramah lingkungan.

VP Sustainability Telkom Gunawan Wasisto Ciptaning Andri mengatakan pengembangan kawasan tersebut juga memiliki peluang untuk mendorong ekonomi sirkular di Desa Wisata Klangon. Peningkatan aktivitas wisata diharapkan dapat memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat yang selanjutnya dapat digunakan kembali untuk mendukung pengembangan kawasan.

"Program ini juga memiliki potensi untuk mendorong ekonomi sirkular di Desa Wisata Klangon. Kami berharap peningkatan kunjungan wisata dapat ikut mendorong pendapatan masyarakat, yang kemudian dapat dikelola kembali untuk mendukung pengembangan fasilitas di kawasan ini," jelas Gunawan.

Menurut Telkom, rangkaian program tersebut dapat memperluas keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus membangun praktik pengelolaan kawasan yang dapat dilanjutkan secara mandiri. Pendekatan ini menjadi bagian dari implementasi aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) Telkom, khususnya melalui pilar Save Our Planet.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Gol Dianulir Hingga Kartu Merah Thom Haye, Indonesia Dipaksa Main 10 Pemain Lawan Malaysia

Gol Dianulir Hingga Kartu Merah Thom Haye, Indonesia Dipaksa Main 10 Pemain Lawan Malaysia

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.