Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dispar Kalsel Perkuat Ekonomi Kreatif untuk Kurangi Ketergantungan Sumber Daya Alam

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 15:13 WIB | Oleh:
Dispar Kalsel Perkuat Ekonomi Kreatif untuk Kurangi Ketergantungan Sumber Daya Alam Doc: antara foto
Ket. Banua Kreatif Goes to Campus 2026

BANJARMASIN - Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Selatan (Kalsel) memperkuat perkembangan sektor ekonomi kreatif (ekraf) sebagai salah satu penopang baru perekonomian daerah, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sektor berbasis sumber daya alam (SDA) salah satunya melalui "Banua Kreatif Goes to Campus 2026"

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Rusma Khazairin mengatakan Banua Kreatif Goes to Campus 2026 menghadirkan ruang edukasi, inspirasi, dan pengembangan wawasan bagi mahasiswa serta generasi muda mengenai peluang dan perkembangan industri ekonomi kreatif di Kalsel.

“Di kampuslah para pelaku ekonomi kreatif itu tumbuh dan berkembang, dan di kampus pula tersedia ilmu, jejaring, perangkat untuk menumbuhkan berbagai usaha kreatif,” ujar dia di Banjarmasin, Rabu (30/9).

Kegiatan tahun 2026 berfokus pada subsektor kuliner, khususnya perkembangan coffee shop dan industri food and beverage (F&B).

Subsektor tersebut dinilai tidak hanya menjadi bagian dari aktivitas ekonomi, tetapi juga berkembang sebagai gaya hidup, ruang interaksi sosial, serta wadah kreativitas generasi muda.

Menurut Rusma, membawa forum ekonomi kreatif ke lingkungan kampus merupakan langkah strategis karena kampus memiliki sumber daya berupa ilmu pengetahuan, jejaring, dan berbagai perangkat yang dapat mendukung lahir dan berkembangnya usaha kreatif.

Ia menjelaskan, perekonomian Kalimantan Selatan saat ini masih memiliki ketergantungan terhadap sumber daya alam sehingga menghadapi risiko ketika terjadi perubahan harga komoditas di pasar global.

Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong munculnya sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru, salah satunya melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Berbagai subsektor ekonomi kreatif, seperti kuliner, kriya, fesyen, desain, musik, film, hingga aplikasi digital, memiliki peluang untuk tumbuh dari komunitas dan lingkungan generasi muda serta menciptakan lapangan kerja berbasis keterampilan dan kreativitas.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan terus membuka ruang bagi pengembangan ekonomi kreatif melalui pendampingan, promosi, serta peluang tampil dalam agenda pariwisata dan event daerah. Karya yang baik perlu panggung, dan panggung itu kita ciptakan bersama,” katanya menegaskan.

Rusma berharap kegiatan Banua Kreatif Goes to Campus dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan diperluas ke berbagai lingkungan pendidikan, termasuk sekolah menengah kejuruan (SMK).

Ia mengatakan pengembangan ekonomi kreatif di kalangan generasi muda diharapkan dapat mendorong lahirnya tenaga kerja yang mandiri, sehingga mereka memiliki pilihan selain bergantung sepenuhnya pada dunia usaha maupun dunia industri.

“Melalui pelaksanaan kegiatan ini, ke depannya diharapkan sektor ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan dapat semakin berkembang pesat. Selain itu, upaya ini juga diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja yang mandiri, baik dari kalangan kampus maupun SMK, sehingga mereka tidak lagi sepenuhnya bergantung pada dunia usaha atau dunia industri semata,” ujar dia.

Kepala Dispar Kalsel Iwan Fitriady mengatakan kegiatan Banua Kreatif Goes to Campus 2026 diharapkan dapat memperkenalkan berbagai peluang karier dan usaha di sektor ekonomi kreatif kepada generasi muda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Pedagang Minta Revitalisasi...

Pemkot Bandung Tingkatkan Kewaspadaan Penyakit ISPA

25 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Tingkatkan K...

Disnaker Kota Bandung Gelar Virtual Job Fair

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Disnaker Kota Bandung Gelar...
Advertisement
Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000   

Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.