Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Kembali Merah, Sentimen Asia Jadi Beban

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 17:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Kembali Merah, Sentimen Asia Jadi Beban Doc: ANTARA FOTO/ Hafidz Mubarak A
Ket. Ilustrasi-Pengunjung melihat layar yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah mengikuti tren bursa kawasan Asia, mencerminkan meningkatnya tekanan jual di tengah sentimen global yang masih rapuh.

Pergerakan pasar saham domestik turut dipengaruhi kekhawatiran terhadap arah kebijakan moneter global dan potensi berlanjutnya arus keluar modal asing.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (29/9) sore ditutup melemah 26,16 poin atau 0,43 persen ke posisi 6.121,70 mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 3,65 poin atau 0,60 persen ke posisi 608,16.

"Setelah sempat menyentuh level 6.013, pelemahan IHSG berkurang dengan diikuti meningkatnya volume beli. Sehingga, diperkirakan IHSG akan mengalami konsolidasi pada kisaran 6.050-6.200 pada perdagangan Rabu (30/9),” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta.

Dari mancanegara, kekhawatiran terhadap inflasi imbas tingginya harga energi, ditambah kecemasan besarnya utang yang diterbitkan oleh perusahaan untuk mendanai pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan (AI), dan sinyal kenaikan suku bunga lanjutan The Fed, telah memicu aksi jual besar-besaran pada obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS).

Selama pekan ini, investor akan mencermati data-data penting AS yang dapat semakin mempengaruhi prospek kebijakan moneter The Fed, diantaranya data indeks Price Consumer Index (PCE) AS pada Rabu (30/9) sebagai indikator inflasi yang diamati oleh The Fed.

Selain itu, investor akan mencermati data ketenagakerjaan AS, dengan jadwal publikasi survei Job Openings and Labor Turnover (JOLTS) bulan Agustus 2026 pada Selasa (29/9), serta laporan NonFarm Payrolls (NFP) bulan September 2026 pada Jumat (02/10).

Dari dalam negeri, DPR telah resmi menetapkan RUU APBN 2027 sebagai APBN pada Selasa (29/9) hari ini. APBN 2027 tetap mempertahankan defisit fiskal sesuai dengan usulan awal nota keuangan, yaitu sebesar Rp671.16 triliun atau setara 2,4 persen dari PDB.

Untuk pendapatan negara, kesepakatan terbaru antara pemerintah dan Banggar DPR senilai Rp3.435,10 triliun dari usulan awal Rp3.426,03 triliun. Sementara untuk belanja negara targetnya berubah menjadi Rp4.106,26 triliun dari usulan semula Rp4.097,19 triliun.

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sebelas atau semua sektor melemah yaitu dipimpin sektor teknologi yang turun sebesar 3,19 persen, diikuti oleh sektor properti dan sektor energi yang turun masing-masing sebesar 1,24 persen dan 1,10 persen.

Adapun, saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu SEMA, IFSH, SOSS, BSWD, dan ALDO. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni DSFI, RISE, MBTO, SAFE dan AKKU.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1,78 juta kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 36,07 miliar lembar saham senilai Rp13,13 triliun. Sebanyak 315 saham naik, 391 saham menurun dan 257 tidak bergerak nilainya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Emas..Emas, Bertarung  Gagah Perkasa Jatuh Bangun, Leo/Daniel Persembahkan Medali Emas Ganda Putra Bulu Tangkis

Emas..Emas, Bertarung Gagah Perkasa Jatuh Bangun, Leo/Daniel Persembahkan Medali Emas Ganda Putra Bulu Tangkis

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.