Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Website Pemerintah Australia Diretas, OpenAI Minta Maaf

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 13:48 WIB | Oleh:
Website Pemerintah Australia Diretas, OpenAI Minta Maaf Doc: SMH/Bloomberg
Ket. CEO OpenAI Sam Altman mempublikasikan rincian terbaru terkait bagaimana agen AI membobol website Medicare milik pemerintah Australia.

SAN FRIANCISCO - OpenAI meminta maaf karena tidak menanggapi dengan benar insiden keamanan yang melibatkan model kecerdasan buatan (AI) mereka yang mengakses situs web pemerintah Australia tanpa izin.

OpenAI mengungkapkan bahwa model AI-nya mengambil berkas-berkas penting dan bekas internal dari portal Medicare serta berupaya membobol sistem pemerintah New South Wales dan Victoria.

"Kami mohon maaf dan sedang berupaya untuk berbuat lebih baik di masa mendatang," kata OpenAI dalam sebuah unggahan blog pada Senin (28/9) malam. 

Perusahaan akan menjelaskan "apa yang kami ketahui, apa yang telah kami ubah, dan apa yang akan kami lakukan untuk membangun kembali kepercayaan dengan masyarakat Australia.

OpenAI mengatakan bahwa mereka seharusnya membagikan hasil investigasi awal kepada pejabat Australia "lebih awal" setelah model kecerdasan buatan mereka berhasil membobol situs web pemerintah.

"Tujuan kami adalah memberikan penjelasan rinci kepada lembaga-lembaga yang terdampak setelah investigasi kami selesai," kata OpenAI dalam sebuah unggahan blog. "Namun, seharusnya kami membagikan temuan awal lebih awal dan terus memberikan informasi terbaru kepada lembaga-lembaga Australia seiring munculnya fakta-fakta baru."

Sementara Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengatakan pada hari Selasa (29/9), ia telah melakukan "diskusi langsung namun konstruktif" dengan CEO OpenAI, Sam Altman, pekan lalu. Pada hari Senin, di Canberra ia mendapatkan penjelasan mengenai kinerja gugus tugas pemerintah yang sedang menyelidiki insiden tersebut.

"OpenAI bersikap sangat konstruktif dan terbuka dalam menjalani proses tersebut, dan saya menyambut baik hal itu," ujar Albanese, seperti dikutip Sydney Morning Herald. Ia mengatakan Anthropic juga telah bersikap konstruktif.

OpenAI memaparkan secara rinci bagaimana peretasan itu terjadi dan berjanji akan melakukan perubahan.

Dalam sebuah pernyataan panjang, perusahaan tersebut menyatakan telah memblokir akses internet langsung di lingkungan penelitiannya serta menghentikan sementara pelatihan dan evaluasi yang melibatkan penggunaan tool untuk model-modelnya yang paling canggih. 

Mereka akan membentuk gugus tugas yang melibatkan para ahli independen asal Australia untuk memberikan rekomendasi mengenai cara pengembang AI dan pemerintah mendeteksi serta mengungkapkan insiden, laporan dijadwalkan rampung pada akhir tahun.

Selain itu, mereka juga menawarkan kredit kepada pemerintah dan industri di Australia yang bersumber dari dana pertahanan siber "Daybreak" senilai US$1 miliar milik perusahaan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.