Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lebih Tua dari Jakarta, Tiga Buku Sejarah 500 Tahun Banjarmasin Ini Wajib Dibaca Generasi Muda

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 01:50 WIB | Oleh:
Lebih Tua dari Jakarta, Tiga Buku Sejarah 500 Tahun Banjarmasin Ini Wajib Dibaca Generasi Muda Doc: ANTARA/HO-DPRD Banjarmasin
Ket. Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri saat menerima salah satu buku dari tiga buku sejarah 500 tahun Kota Banjarmasin di gedung dewan kota pada 24 Sepember 2026.

BANJARMASIN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin menerima tiga buku karya literatur yang merangkum rekam jejak perjalanan 500 tahun Kota Seribu Sungai. 

Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri di Banjarmasin, Senin, menyampaikan, tiga buku tersebut pertama berjudul "Buku 500 Tahun Kota Banjarmasin" karya Mansyur dan Wajidi, kedua berjudul "Saudagar" karya Bagong Tidarta Trikadibusana dan Muhammad Achdyani, dan ketiga berjudul "Antologi Puisi 500 Tahun Kota Banjarmasin" karya Hajriansyah.

"Kami sangat mengapresiasi atas karya buku-buku ini," ujarnya, Senin (28/9).

Rikval pun menyampaikan, banyak pelajaran yang bisa diambil dari buku-buku ini, selain tentang sejarah berdirinya kota pada 24 September 1526, juga sejarah kehidupan masyarakatnya dari masa ke masa.

"Termasuk juga sejarah pembangunan kota ini, adat istiadatnya dan lain sebagainya," ucapnya.

Sebagai kota tua, bahkan lebih tua satu tahun dari Ibu Kota Jakarta, ungkap Rikval, kota ini memiliki banyak sejarah panjang yang harus terus diingat dari generasi ke generasi.

"Dengan adanya tiga buku ini, para penerus kita akan selalu mengingat sejarah daerahnya," ujar Rikval.

Menurut dia, kota ini tumbuh bersama sungai-sungai, hingga dijuluki Kota Seribu Sungai, tumbuh dari kampung-kampung, tumbuh dari perdagangan atas kerja keras masyarakatnya, tumbuh bersama nilai agama, budaya Banjar, kebersamaan dan semangat masyarakatnya.

"Banjarmasin yang kita nikmati hari ini bukan kerja keras kita saja, namun ada keringat orang terdahulu, ada doa para ulama, ada perjuangan para pemimpin, ada tangan guru yang mendidik, ada pedagang yang menggerakkan ekonomi, ada tenaga kesehatan, ada petugas kebersihan dan lainnya membangun kota ini dari generasi ke generasi," ucap Rikval.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Kenapa Warga Bengkulu Diaja...
Luar Negeri
Iran Gugat Blokade Maskapai...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.