Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Bantul Diimbau Jaga Kondisi yang Kondusif Jelang Pemilihan Lurah Serentak

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 18:15 WIB | Oleh:
Warga Bantul Diimbau Jaga Kondisi yang Kondusif Jelang Pemilihan Lurah Serentak Doc: antara foto
Ket. Bupati Bantul Abdul Halim Muslih

YOGYAKARTA - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengimbau masyarakat menjaga kondusivitas dan kerukunan menjelang pelaksanaan Pemilihan Lurah (Pilur) serentak di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Tahapan dan proses Pilur sudah diatur melalui Perda maupun Perbup," katanya saat dikonfirmasi di Bantul, Selasa (29/9).

Ia menyebut Pemerintah Kabupaten Bantul akan menggelar Pilur di 30 kalurahan dengan total 87 kandidat calon lurah yang akan berkompetisi mendapatkan suara terbanyak pada pemungutan suara yang dilaksanakan 4 Oktober 2026.

"Calon kandidat lurah sudah ditetapkan panitia, tahapan saat ini kampanye dan puncaknya tanggal 4 nanti pemungutan suara," ujarnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat Bantul, terutama warga di 30 kalurahan yang menggelar Pilur, mengedepankan semangat persaudaraan dan menjaga kerukunan untuk menghindari konflik.

"Karena kalau tidak dilandasi semangat persaudaraan, persahabatan, ya kita mengkhawatirkan adanya polarisasi, resistensi antar satu pendukung dengan pendukung yang lain," katanya.

Kesadaran demokrasi, lanjut dia, akan membawa masyarakat memahami bahwa dalam setiap kompetisi apa pun, termasuk Pilur, selalu ada pemenang dan pihak yang kalah.

"Sing menang ora umuk, sing kalah ora ngamuk (yang menang tidak boleh sombong, yang kalah tidak boleh marah)," ujarnya.

Menurut dia, Pilur dapat dimaknai sebagai proses pembelajaran berdemokrasi agar masyarakat semakin matang dan menghargai setiap perbedaan pendapat maupun pilihan.

"Tidak semua orang itu dewasa di dalam menghadapi kompetisi. Maka seluruh warga Bantul, ayolah berdemokrasi dengan riang gembira dan bersahabat," katanya.

Ia mengingatkan masyarakat bahwa potensi konflik harus segera ditanggulangi bersama dan masing-masing pendukung diminta tidak sakit hati apabila hasilnya tidak memuaskan.

"Kalau ada baper-baperan (bawa perasaan) itu ya jangan lama-lama, harus ada rekonsiliasi. Harus disadari ya itulah konsekuensinya," ujarnya.

Menurut dia, setelah Pilur selesai, seluruh warga harus kembali rukun seperti sedia kala dan bersama-sama memajukan kalurahannya masing-masing. "Semua harus kembali bersahabat, bersaudara untuk membangun desa," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.