Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Produk UMKM Banyumas Raya Dilirik Buyer Afrika hingga AS, Peluang Ekspor Makin Terbuka

📅 Selasa, 25 Agu 2026, 13:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Produk UMKM Banyumas Raya Dilirik Buyer Afrika hingga AS, Peluang Ekspor Makin Terbuka Doc: Antara
Ket. Deputi Gubernur BI Aida S. Budiman menyampaikan pidato dalam Closing Ceremony Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta, Minguu (23/8).

Purwokerto - Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari wilayah Banyumas Raya berhasil membuka peluang pasar ekspor melalui keikutsertaan dalam ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia di Jakarta pada 20-23 Agustus 2026.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Purwokerto Aswin Gantina di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (25/8), mengatakan hasil business matching dalam KKI 2026 mencatat potensi transaksi ekspor UMKM Banyumas Raya sebesar 26 ribu dolar AS atau sekitar Rp460 juta.

"Capaian UMKM Banyumas Raya, yang meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara, pada KKI 2026 menunjukkan bahwa produk unggulan daerah memiliki kualitas dan potensi pasar yang semakin luas," katanya.

Menurut Aswin, potensi transaksi ekspor tersebut berasal dari pembeli di Afrika dan Singapura. Selain itu, buyer dari Amerika Serikat menunjukkan ketertarikan terhadap produk UMKM Abon Koki yang kemudian ditindaklanjuti dengan pengiriman sampel produk.

"Banyumas Raya turut mengambil bagian dalam KKI 2026 melalui UMKM binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto yang mengikuti lima kategori, yakni Rumah Nusantara, Wastra Nusantara, Laras Nusantara, Cangkir Nusantara, dan Camilan Nusantara," ujarnya.

Kategori Rumah Nusantara diikuti Benang Mas, Kharisma Kerang, dan D&D Craft. Sementara itu, kategori Wastra dan Laras Nusantara diwakili Pringmas, DK Gallery, serta Martadiredja.

Untuk kategori Cangkir Nusantara, Banyumas Raya diwakili Koperasi Pageland/Kasmaran. Adapun kategori Camilan Nusantara diikuti Bunga Palm, Wins Brown Sugar, dan Abon Koki.

Selain membuka peluang ekspor, keikutsertaan dalam KKI 2026 juga menghasilkan transaksi penjualan. Produk Banyumas Raya pada kategori Laras Nusantara mencatat penjualan Rp131,35 juta melalui Batik Martadiredja dan DK Fashion.

Sementara itu, kategori Wastra Nusantara mencatat penjualan Rp80,10 juta melalui Batik Pringmas.

Produk UMKM pada kategori home decor, Cangkir Nusantara, dan Camilan Nusantara juga berhasil menjangkau konsumen yang lebih luas selama penyelenggaraan KKI 2026.

Aswin menilai capaian tersebut menjadi momentum untuk memperkuat inovasi, jejaring, dan akses pasar UMKM Banyumas Raya.

"Melalui perluasan pasar, terbukanya peluang ekspor, dan prestasi yang diraih menjadi momentum untuk terus memperkuat inovasi, jejaring, dan akses pasar UMKM Banyumas Raya," katanya.

Menurut dia, Fadhluloh Bilal Chibran yang merupakan perwakilan Banyumas Raya juga berhasil meraih Juara Favorit 2 dalam kompetisi Cangkir Barista.

Secara nasional, KKI 2026 mencatat penjualan sementara sebesar Rp144,2 miliar hingga 22 Agustus 2026 atau meningkat 46 persen dibandingkan capaian pada 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Kemenaker Apresiasi Program...
Luar Negeri
AS Beri Sanksi Ekonomi ke I...
Daerah
Polisi Tangkap Tiga Pelaku ...
Olahraga
Petenis Putri Indonesia Ald...
DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.