Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Minyakita Tembus Rp15.900, Mendag Bongkar Biang Keroknya: Gara-gara Plastik

📅 Rabu, 22 Apr 2026, 03:25 WIB | Oleh:
Minyakita Tembus Rp15.900, Mendag Bongkar Biang Keroknya: Gara-gara Plastik Doc: ANTARA/Harianto
Ket. Menteri Perdagangan Budi Santoso menjawab pertanyaan awak media ditemui usai menghadiri rapat koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan Jakarta, Selasa (21/4).

JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa pasokan minyak goreng nasional saat ini berada dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Meski demikian, pemerintah mengakui adanya tren kenaikan harga di pasaran yang kini telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), harga minyak goreng rakyat merek Minyakita rata-rata tercatat sebesar Rp15.900 per liter, sedikit di atas ketetapan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter. Faktor utama kenaikan ini bukan disebabkan oleh kelangkaan bahan baku, melainkan dipicu oleh melonjaknya biaya produksi kemasan plastik yang digunakan oleh para produsen.

"Pada prinsipnya stok barang ada, nggak ada masalah. Jadi ketersediaan pasokan ada. Memang salah satu imbas kenaikan itu karena harga plastik," kata Mendag ditemui seusai menghadiri rapat koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan Jakarta, Selasa.

Hal serupa juga terjadi untuk harga minyak goreng premium yang dilaporkan di sejumlah daerah mengalami kenaikan signifikan, tercatat Rp21.796 per liter berdasarkan SP2KP yang dikelola Kementerian Perdagangan.

Menurut Mendag, faktor utama kenaikan harga minyak goreng premium bukan berasal dari ketersediaan bahan baku, melainkan dipengaruhi oleh meningkatnya biaya kemasan plastik yang digunakan produsen saat ini.

Ia menegaskan pasokan minyak goreng dari produsen tetap tersedia dan tidak mengalami gangguan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi kelangkaan di pasar.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah berkomunikasi langsung dengan para produsen minyak goreng untuk memastikan produksi berjalan normal dan tidak terganggu oleh dinamika harga bahan pendukung seperti plastik kemasan.

Selain itu, Mendag mengaku pihaknya juga melakukan koordinasi dengan pelaku industri plastik guna memastikan pasokan bahan baku terjaga melalui skema impor yang diupayakan pemerintah.

Mendag berharap upaya tersebut dapat segera menstabilkan harga minyak goreng di pasaran, seiring dengan normalisasi biaya produksi kemasan plastik yang menjadi salah satu komponen penting dalam distribusi produk.

Ia menambahkan pemerintah tidak hanya fokus pada komoditas minyak goreng, tetapi juga memperhatikan faktor hulu seperti industri plastik yang berpengaruh langsung terhadap harga akhir di tingkat konsumen.

Menurutnya, jika produksi plastik kembali normal dan distribusinya lancar, maka pelaku usaha di sektor hilir diharapkan dapat menyesuaikan harga agar lebih terjangkau bagi masyarakat luas.

Mendag juga mengingatkan agar distributor tidak mengambil keuntungan berlebih ketika kondisi produksi sudah stabil, sehingga tidak terjadi distorsi harga yang merugikan konsumen di berbagai daerah.

Pemerintah menekankan agar kenaikan harga kemasan plastik tidak berdampak luas pada produk lain, terutama yang tidak menggunakan kemasan plastik, sehingga stabilitas harga pangan strategis tetap dapat terjaga.

Hingga saat ini, pemerintah juga belum membahas penyesuaian HET minyak goreng, namun koordinasi lintas kementerian terus dilakukan untuk mencari solusi komprehensif dari sisi hulu hingga hilir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.