Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Sekadar Tanaman Hias, Florikultura Bidik Masa Depan Ekonomi Hijau

30 Kamis, 17 Sep 2026, 19:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bukan Sekadar Tanaman Hias, Florikultura Bidik Masa Depan Ekonomi Hijau Bukan Sekadar Tanaman Hias, Florikultura Bidik Masa Depan Ekonomi Hijau Doc: ANTARA/ Ari Bowo Sucipto.
Ket. Ilustrasi - Petani memanen bunga Krisan untuk selanjutnya dikirim ke Kalimantan, di Sidomulyo, Batu, Jawa Timur.

TANGERANG – Industri florikultura memiliki prospek yang semakin terbuka seiring meningkatnya permintaan terhadap tanaman hias, bunga potong, dan berbagai produk hortikultura bernilai ekonomi tinggi.

Selain menjadi komoditas perdagangan, florikultura juga berkembang sebagai bagian dari gaya hidup, dekorasi, hingga kebutuhan industri kreatif.

Namun, pengembangannya masih membutuhkan penguatan dari sisi kualitas produksi, teknologi budidaya, kontinuitas pasokan, serta akses pasar agar mampu meningkatkan daya saing dan memberikan nilai tambah lebih besar bagi pelaku usaha.

Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Abdul Kadir Karding menilai bahwa industri florikultura nasional memiliki potensi dan posisi strategis sebagai motor penggerak baru ekonomi hijau.

Menurut Karding, melalui pagelaran Floriculture Indonesia International (FLOII) 2026 merupakan jendela untuk membuka masa depan industri florikultura Indonesia sekaligus mengenalkan kekayaan biodiversitas nusantara ke kancah global guna menggenjot nilai ekspor.

"Sektor florikultura harus dipandang secara luas sebagai pilar penting dalam pengembangan ekonomi hijau, inovasi, penciptaan lapangan kerja, serta pertumbuhan industri kreatif di tanah air," katanya, Kamis (17/9).

Ia mengatakan melalui tema "United by Nature", FLOII memiliki makna filosofis yang mendalam karena tanaman mampu menyatukan berbagai elemen mulai dari breeder dengan nursery, pengusaha hingga konsumen, serta pemerintah dengan komunitas untuk bersama-sama membawa Indonesia menuju pasar internasional.

Berdasarkan data aplikasi sistem pengukuran ekspor-impor BestTrust milik Barantin, total nilai perdagangan ekspor-impor tanaman hias pada periode 2025–2026 tercatat mencapai Rp4,42 triliun, dengan khusus tahun berjalan dari Januari 2026 hingga minggu kedua September telah membukukan angka Rp3,51 triliun.

​

Selain itu, lanjut dia, potensi pasar domestik juga dinilai sangat fantastis. Perdagangan tanaman hias di dalam negeri diperkirakan berkisar antara Rp20 triliun hingga Rp40 triliun, angka itu bahkan dinilai masih dikelola secara alami dan belum sepenuhnya di-treat secara optimal.

Dengan peluang bisnis yang besar, Karding mengajak masyarakat, khususnya para pencinta tanaman hias, untuk melihat hobi tersebut sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang produktif dan bernilai tambah tinggi.

​

"Ini masih dikelola secara alami, belum di-manage, belum di-treatment secara sungguh-sungguh, potensi ekonominya seperti ini. Kita bayangkan berapa rakyat kita bisa berdaya karena hobi tanaman hias," katanya.

Sementara itu, Steering Committee Floriculture Indonesia International (FLOII) Rustika Herlambang menambahkan bahwa penyelenggaraan FLOII Expo tahun 2026 mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu poros penting dalam peta florikultura.

​

"Kehadiran para pelaku global ini membuktikan bahwa Indonesia kini menjadi salah satu poros penting dalam peta florikultural dunia, dan ini sangat membanggakan," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.