Gubernur Pramono Resmikan Gedung Baru PMI DKI, Dibangun dengan Hibah Rp233 Miliar
📅 Kamis, 17 Sep 2026, 12:00 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJusuf Kalla menilai kebutuhan darah tidak hanya berasal dari masyarakat yang berdomisili di Jakarta. Pasien dari luar Jakarta yang menjalani perawatan di berbagai rumah sakit di Ibu Kota juga turut membutuhkan pasokan darah.
Karena itu, penguatan fasilitas UDD PMI DKI Jakarta dinilai berkaitan dengan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dalam cakupan yang lebih luas. Dukungan terhadap ketersediaan darah juga menjadi bagian penting dalam membantu pasien yang membutuhkan transfusi.
Jusuf Kalla juga menekankan pentingnya mengembangkan pengolahan plasma yang berasal dari donor darah menjadi produk obat. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui program fraksionasi nasional untuk meningkatkan pemanfaatan plasma hasil donor dalam mendukung kebutuhan produk obat.
Peresmian gedung baru PMI DKI Jakarta menjadi momentum penguatan layanan kemanusiaan dan donor darah di Ibu Kota. Dengan dukungan fasilitas baru serta kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta, PMI, relawan, tenaga kesehatan, dan masyarakat, pelayanan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!